Indahnya Bila Cinta Itu Ada

Illustrasi: GoogleMeskipun terkadang harus ada sedih dan duka, perdebatan dan selisih paham, namun bila cinta itu memang ada, semua menjadi sebuah keindahan. Sering tak disadari pada saat dan ketika waktu itu, baru kemudian pada saatnya nanti disadari. Sungguh cinta itu memang memberi dan menerima. Tidak ada yang harus dipaksakan. Tidak juga harus memaksakan. Ketulusanlah yang membuat cinta itu ada dan ada selalu.

Sepasang kekasih sedang berselisih paham. Masing-masing memiliki pendapat dan persepsi masing-masing. Tidak ada yang salah ataupun benar namun keduanya sedang diliputi emosi. Lupa bahwa tujuan mereka sebenarnya adalah sama. Saling memberi dan menerima cinta untuk cinta bersama.

“Kenapa jadi saya yang salah?!”

”Saya tidak menuduhmu, saya hanya mengingatkan saja.”

”Tapi kalau caranya begitu, sama saja artinya kamu menuduh saya.”

”Berarti saya yang salah telah membuatmu merasa demikian?!”

”Saya tidak mengerti apa maksudmu?!’
”Saya hanya ingin kamu bisa mengerti dan paham atas semua ini.”

”Memangnya kamu mengerti?!”

”Ya, sudahlah, apa yang terbaik menurutmu saja.”

“Ya, sudahlah kalau begitu. Terserah saja!!!”

“Begitu lebih baik.”

Sering kita menghadapi situasi yang sama dan tidak jarang berbuntut panjang. Paling menyedihkannya lagi kalau sampai harus berpisah dan memilih untuk menetap di jalan yang sepi dan sunyi. Padahal itu semua masih bisa diselesaikan, bila saja sama-sama mau memulainya kembali. Tidak bisa bila hanya salah satu, meskipun mungkin salah satu yang memulainya. Tidak ada penyelesaian yang hanya bisa diselesaikan oleh salah satu, semua harus bersama.

Gengsi?! Hmmm… Ke laut saja, ya!!! Gengsi itu untuk apa?! Apa juga gengsi itu?! Apa yang membuat seseorang menjadi lebih bergengsi?! Apa harus ada gengsi di antara pasangan bila memang cinta itu ada?!

Mereka berdua pun terdiam sesaat dan terbenam dalam perasaan dan pikiran masing-masing. Setelah semuanya menjadi agak reda, mereka pun mulai bicara kembali.

“Yang terbaik menurut saya tetapi kalau tidak menurutmu sama saja bohong.”

“Kenapa begitu?”

“Karena saya ingin kita sama-sama menyelesaikan semuanya bersama.”

”Apa harus?!”

”Saya cinta kamu dan saya ingin kita selalu bersama.”

”Saya pun sangat mencintaimu, dan ini semua untuk kita bersama.”

Aaaahhhhh!!! Indahnya bila semua pasangan bisa menyelesaikan masalah dengan cara demikian. Cinta memang bisa mengalahkan segalanya. Cinta yang tulus dan memang benar-benar cinta yang sesungguhnya.

Memang tidak semua bisa diselesaikan apalagi bila sudah menyangkut prinsip dan bila sudah ada kekerasan ataupun hal lain yang sudah melampaui batas kemampuan. Semua ini adalah pilihan. Apapun pilihan itu sebaiknya merupakan sebuah ketetapan hati. Pikirkan baik-baik dan secara matang. Ikuti kata hati dan pilihlah yang memang terbaik.

Komunikasi dan mau memahami serta saling mengerti adalah kunci dari semua ini. Tidak mungkin ada penyelesaian, apapun hasilnya, bila tidak ada komunikasi dan saling pengertian. Tidak usahlah harus berharap untuk dimengerti, namun berusahalah untuk selalu mau mengerti. Tidak mudah untuk bisa dimengerti, tetapi jauh lebih berarti bila kita mau mencoba mengerti. Di sanalah cinta itu akan lebih terasa indahnya.

Sekali lagi, saya mengutip kata-kata seseorang yang penuh dengan cinta dan sangat saya cintai, ”Semua orang bisa berkisah tentang langit tapi tidak semua orang bisanaik ke langit untuk tahu kebenaran langit. Karena itu persepsi tentnag langit terus saja berbeda. Lebih utama menerima bahwa memang persepsi itu ya berbeda-beda. Lebih bagus lagi bila saling memberi kekuatan dengan sebuah senyuman daripada memberi keyakinan bagaimana menjadi leih benar. Hidup memang harus selalu benar tetapi selalu bisa buat hidup karena manusia adalah makhluk hidup yang sudah punya takdirnya masing-masing. Jadi, mau mengerti jauh lebih utama karena itulah sikap mereka yang sudah punya pemahaman.”

Lebih lanjutnya lagi, di dalam hal berkomunikasi, dia pun berkata, ”Saya hanya ingin bilang bahwa kita juga merasa lebih benar dan terbebas karena hidup itu saling memberi pengaruh kepada yang lain. Dengan begitu, kita mau ikut berkontribusi dengan kata, bahasa, mata dan sikap kita padanya. Dengan demikian juga, kita sudah berkontribusi baginya untuk membantu dan membebaskannya dari masalah.”

Sungguh kata-katanya sangat luar biasa dan sangat berarti bagi saya. Bagi saya, inilah sebuah cinta yang sesungguhnya. Cinta yang diberikan oleh seseorang yang penuh dengan cinta untuk yang lainnya dengan segala ketulusan hatinya, termasuk untuk saya juga. Oleh karena itulah, saya membagikannya kepada semua. Saya yakin kata-katanya ini juga bisa memberikan banyak arti dan manfaat bagi semua. Bagi semua yang memang ingin cinta itu ada dan ada selalu.

Selamat bercinta dengan penuh cinta!!!

Salam Kompasiana,

Mariska Lubis

20 Juni 2010

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Cinta, Jiwa Merdeka, Mimpi and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Indahnya Bila Cinta Itu Ada

  1. munthe says:

    ai lop yu pull……..hehehhe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s