Hari-hari Penuh Cinta dan Rindu

love_love_by_tomatokisses Iluustrasi: devianartBercinta tiada henti namun rindu melulu. Sepertinya tidak pernah ada cukup ataupun habis. Selalu ingin bercinta dan bercinta selalu. Selalu rindu dan rindu selalu. Membuat hari-hari selalu penuh dengan cinta dan juga rindu. Aduh!!!

Sepasang kekasih mendesah sepanjang hari. Bukan karena sedih ataupun susah, namun karena sangat bahagia. Bahagia berdua bersama dalam cinta dan rindu.

“Sayang.”

“Cinta.”

“Saya senang banget!!!”

“Hati saya pun sangat bahagia.”

“Saya cinta kamu.”

“Saya sangat mencintaimu.”

“Saya juga rindu.”

“Sama. Kita saling merindui, ya.”

“Iya, sayang.”

“Duh, cinta.”

Walaaahhhh!!! Saya sampai bergetar dan merinding sendiri. Jadi ingin ikutan mendesah juga!!! Hahaha….

Memang indah, ya, kalau bisa selalu bercinta bersama dengan yang tercinta. Tidak pernah ada kata bosan ataupun capek. Hasrat dan gairah selalu saja bergejolak. Biarpun tenaga sudah terkuras dan pinggang pun sudah memohon ampun, tapi tetap saja ingin. Rindu rasanya bila sedang tidak bercinta meskipun hanya sesaat. Sedang bercinta pun rindu!!! Bagaimana, dong?!

Banyak yang bilang kalau ini hanya terjadi pada saat awal saja. Persis seperti pengantin baru atau yang sedang berbulan madu. Kalau sudah lewat waktunya, semuanya menjadi biasa dan hambar. Bahkan sampai ada yang sudah tidak mau lagi bercinta meskipun ada cinta dan rindu. Kenikmatan dalam bercinta dengan penuh cinta sudah tidak bisa dirasakan lagi. Rasa rindu yang ada pun tidak bisa membangkitkan keinginan lagi. Haruskah ini terjadi?! Jangan, ya!!!

Banyak yang lupa karena sudah menjadi keseharian dan kebiasaan sehingga semuanya menjadi biasa dan sangat biasa. Terlena dengan yang sudah biasa. Menghilangkan getaran yang mengejutkan itu. Tidak ada lagi yang namanya “baru” dan “menantang”. Jadinya basi, deh!!!

Seharusnya semua ini tidak perlu terjadi bila memang sama-sama mau membuat hari-hari menjadi selalu istimewa. Sama-sama mau saling memberikan kejutan yang baru. Sama-sama juga mau saling memberikan tantangan yang menggoda dan menggairahkan. Mengisi hari-hari yang penuh dengan cinta dan rindu dengan keindahan yang baru. Sebuah bentuk suasana keindahan dan nuansa kenikmatan desahan yang berbeda.

Sepucuk surat dituliskan dalam selembar kertas dijadikan sebagai sebuah kejutan manis untuk yang paling dicintai.

Suatu hari di sebuah tempat pukul 05: 42 WIB.

Teruntuk yang saya sangat cinta.

Pagi ini saya sedang duduk di ruang makan. Saya dari tadi keluar dari kamar karena tidak bisa tidur. Melihat dan memandangimu yang sedang tidur lelap membuat saya tidak ingin mengganggu. Sayang pasti capek dan lelah.

Dari tadi, saya gelisah sekali. Selain memang ada banyak yang di dalam benak, saya juga sedang sedih. Besok sayang harus pergi, dan saya harus sendiri lagi, meskipun saya tahu tidak akan lama. Sayang memang ada dan tidak seharusnya saya merasakan hal ini, tetapi saya tidak bisa pungkiri. Saya memang sedih sekali.

Saya sekarang sedang menangis. Dari tadi saya berusaha menahan diri untuk tidak menangis, namun saya tidak bisa menahannya juga. Dari tadi juga saya sebetulnya ingin sekali bisa terus memeluk dan mencium dirimu. Kalau yang ini, saya memang berusaha keras untuk tidak melakukannya. Saya takut juga kalau sayang merasa “dipaksa atau terpaksa”. Soalnya, saya juga sadar kalau saya memang suka terlalu memaksa, yang seringkali membuat semuanya menjadi tidak nyaman.

Hmmm…. Jadi lupa, deh, mau menulis apa. Meskipun ada banyak yang ingin dituliskan.

Terima kasih selalu bersedia menemani saya. Terima kasih untuk cinta dan sayangmu. Saya cinta kamu. Selalu cinta.

Mmmmuuuaaaahhhhhhh!!! Selalu ada sejuta mmmmuuuaaahhhh untuk yang tercinta.”

Semoga saja ini bisa membuat semua selalu menghabiskan hari-hari dengan selalu bercinta dengan penuh cinta dan rindu.

Selamat bercinta, ya!!!

Salam,

Mariska Lubis

25 April 2010

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Cinta, Mimpi and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Hari-hari Penuh Cinta dan Rindu

  1. Ilman Nafian says:

    Indah sekali bila membaca tulisan di atas

  2. Pingback: Rindu Itu… | Bilik ML

  3. Mef0611 says:

    Indah sekali crtanya…
    kerinduanku pdanya spt sabarnya malam menanti pagi..hanya yang dipenjara cinta tau akan makna rindu itu..uhh berat yaa kaloe kerinduan itu datang.
    btw.. bagaimana yaa mengatasi rindu itu seandainya tidak ada kesabaran….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s