Wah!!! Telanjang Semua…

Illustrasi: gaysitges.com

DIAJAK salah seorang teman saya ketika mampir ke daerah California, Amerika Serikat untuk berwisata ke pantai tempat berkumpulnya orang telanjang di sana.

“Kapan lagi bisa lihat yang telanjang kayak begitu? Di Indonesia nggak ada, lho!”
Wuih!!! Boleh juga, pikir saya.
“Tapi yang boleh masuk sana cuma yang telanjang saja!”
Yah… terus saya harus ikutan telanjang juga? Gitu?!!!
“Kita-kita aja, kan? Bisa jaga rahasia, kan?”
Teuteup, deh!

“Telanjang doang, nggak ngapa-ngapain, kan?”
Duileh!!!

Dia enak! Dua orang teman saya yang lain juga enak! Mereka laki-laki semua! Saya perempuan satu-satunya! Rugi banget, deh!!!

Akhirnya kami pun batal pergi ke “Black Beach” dan pindah ke tempat lain. Melihat yang telanjang juga, sih! Ikan-ikan telanjang, maksudnya!!! Hehehe…

Sekali lagi saya diajak ke tempat kaum nudist juga. Kali ini di daerah Melbourne, Australia. Hanya saja, kali ini saya mau ikut datang ke sana, kali ini lebih pintar. Sesuai dengan ajaran salah satu teman yang sering datang ke sana, saya pun memakai bikini. Kalau ditanya, alasannya sedang menstruasi. Jadi, boleh dong nggak buka-bukaan… daripada “beleber” ke mana-mana! Hehehe… Pengen tahu, sih!

Sesampainya saya di sana…. Wah… benar saja! Telanjang semua, euy! Kelihatan jelas, deh, aneka bentuk dan rupanya! Besar. Kecil. Panjang. Pendek. Bulat. Lonjong. Warnanya juga beda-beda! Ada yang putih, ada yang semu merah, ada yang kecokelatan, dan ada pula yang sawo matang. Semuanya meletus!!!

Tapi jangan salah! Nggak ada satupun yang bagus!!! Jelek-jelek malah! Hancur habis!!! Kebanyakan sudah tua , peyot dan rayut! Boro-boro bikin nafsu, yang ada malah bikin pengen muntah! Nggak lebih dari setengah jam, saya langsung cabut dari tempat itu. Hiiiiii….!!!

Gosip yang saya dengar dari teman-teman kampus saya, katanya, sih, memang kalau di tempat seperti itu jarang ada yang badannya bagus. Justru kebanyakan yang gendut-gendut, tua-tua, dan “tak berbentuk”. Ternyata memang bukan gosip, tapi fakta.

Kalau dipikir-pikir, ada benarnya juga, sih! Kalau yang badannya bagus, ngapain diumbar di sana. Di majalah lebih laku kali! Hehehehe….

Anyway, terserahlah apa yang ada di pikiran orang-orang itu. Biarlah mereka menjadi mereka selama tidak mengganggu orang lain. Yang pasti, buat saya, nggak lah, ya! Saya nggak mau jadi seperti anjing atau kucing yang ke mana-mana nggak pakai baju! Malu! Kemaluan, kok, diumbar!

Mudah-mudahan di Indonesia ini tidak ada, ya, tempat seperti itu. Kalau hanya sebatas bikini dan pakaian renang, sih, oke, tapi kalau telanjang… rasanya tidak tepat sama sekali! Lagipula, mau di mana coba? Mau di Ancol? Di Pelabuhan Ratu? Nggak mungkinlah, hay! Bisa-bisa jadi tontonan orang sekampung, deh!

Bagi penganut aliran ini di Indonesia, telanjangnya di rumah saja, ya!!!.

Salam,

Mariska Lubis

Repost Kompasiana.com 05 Oktober 2009

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Fakta & Kenyataan, Perubahan and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Wah!!! Telanjang Semua…

  1. Pingback: Rok Mini dan Kejahatan Seksual | Bilik ML

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s