Starry Starry Night

starry night vincent van gogh

“…. For they could not love you,
But still your love was true,
And when no hope was left inside,
On that starry starry night,
You took your life as often do,
But I could have told you Vincent,
This world was never meant for one as beautiful as you…”


Sedikit cuplikan dari lagu berjudul “Vincent”, karya Don Mc Clean atas apresiasinya terhadap lukisan berjudul Starry Starry Night karya Vincent Van Gogh.

Vincent Willem Van Gogh (30 Maret 1853 – 20 Juli 1890) melukis lukisan ini saat dia sedang berada di sebuah rumah sakit jiwa di Saint Rémy de Provence pada bulan Juni tahun 1889. Sungguh menyedihkan mengingat pada saat itu tidak ada satu pun yang melirik karyanya. Bahkan tak sedikit yang mencibir dan mencemoohkannya. Tidak ada satu pun yang mau mengerti apa isi dan maksud dari lukisannya itu. Tidak ada juga yang mau mengerti bagaimana indahnya pemikiran atas cara pembuatan lukisannya yang unik itu.

Baru kemudian, setelah Vincent meninggalkan dunia, manusia baru mengerti betapa indahnya cinta yang dia tuangkan ke dalam lukisannya itu. Manusia berebut untuk memujinya. Memperebutkannya. Memberinya sejuta penghargaan.

Langit berputar-putar yang dipenuhi bintang-bintang kuning yang bersinar terang di atas sebuah kota kecil dan bukitnya dengan ujung sebuah pohon yang besar dan gelap memang memiliki interpretasi yang berbeda-beda bagi setiap orang yang melihatnya namun mengarahkan kita untuk terfokus pada langit, bahkan ujung gereja yang berada di dalam kota kecil itu pun dibuat menjulang tinggi ke atas. Yup, semuanya tertuju kepada Tuhan yang ada di atas sana. Luar biasa!!!

Kejadian seperti ini tentunya bukan hal baru di dunia. Manusia seringkali buta dan tuli terhadap manusia lain. Merasa telah lebih manusia dibandingkan dengan manusia lainnya. Kesombongan dan keangkuhan mengalahkan segalanya. Sulit memang untuk menjadi jujur. Lebih mudah untuk menjadi “orang lain” agar mendapat tempat tertinggi di mata sekelompok manusia lainnya.

Lihat saja dengan apa yang terjadi dengan kehidupan kita sekarang ini. Dunia nyata dan dunia maya sama saja. Tidak ada bedanya. Meski sudah berkali-kali diingatkan namun tetap saja tidak mau mengerti. Apa memang harus menunggu sampai kemudian terbentur sendiri? Mungkin iya.

Seperti sedikit lanjutan dari lagu di atas…

“… Now I understand what you tried to say to me,
How you suffered for your sanity,
How you try to set them free,
They would not listen,
They’re not listening still,
Perhaps they never will.”

Semua ini memang menyedihkan, tetapi biarlah. Tuhan Maha Tahu, kok!!! Biarlah kita menjadi lebih manusia dibandingkan dengan mereka yang merasa manusia. Memanusiakan orang lain dengan menjadi manusia yang seutuhnya. Persis seperti yang diajarkan oleh semua ajaran manapun di dunia ini.

Kita semua hanya bisa berusaha. Biarlah waktu berbicara. Tebarkan cinta selama kita mampu. Selama kita bisa.

Semoga kita semua bisa menjadi “manusia”.

Salam,

Mariska Lubis

3 Januari 2010

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Cinta, Dari Hati, Jiwa Merdeka and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Starry Starry Night

  1. bainsaptaman says:

    finally find you here…dear….
    so glad…….

    Nice song by my fav singer… Don Mc Lane …….
    a tribute for my fav Painter ….. Vincent van Gogh …….

    Just believe that LOVE IS TRUE …….

    Especially for CARE …..SHARING ….AND LUST (as you said ) hehehhehehe

  2. bilikml says:

    haiiii…. its always nice to have you everywhere and anywhere… hehehe…

    Van gogh is my favorite artist besides salvador dali… heheehe…

    Love is so true… and hopefully will last forever with lust… hehehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s