Pria Priapismus

PUSING!!! Sakit!!! Bete!!! Soalnya, si “adik kecil”-nya nggak mau turun-turun juga. Tegang terus!!! Berhari-hari!!! Berminggu-minggu!!! Biarpun sudah berhubungan badan berkali-kali, tetap saja berdiri dengan tegaknya. Ampuuunnnnn!!!

Seorang pria mengirim sebuah pesan singkat kepada saya. Isinya meminta tolong dengan amat sangat. Urgent banget, katanya!!! Waktu saya tanya kenapa, dia bilang, malu!!! Dia meminta saya untuk membaca email yang dia kirimkan kepada saya. Oke, deh!!! Saya pun segera membuka email darinya. Saya takut ada apa-apa juga.

Saya pikir ada apa, eh, setelah saya baca, ternyata dia sedang bingung dan takut. Ya, itu dia!!! Sudah sepuluh hari, penisnya ereksi terus. Tidak mau turun-turun juga. Berbagai usaha telah dicobanya. Mulai dari mengorek-ngorek telinga dengan cotton buds, berhubungan seks sehari beberapa kali, bahkan sampai dia sentik-sentik penisnya itu dengan jarinya sampai sakit sendiri. Tapi, kok, nggak turun-turun juga, ya?! Dia sampai capek sendiri, katanya.

Langsung saja otak saya melayang ke penyebab awalnya. Saya tidak mau menduga-duga, saya meminta jawaban yang pasti. Saya tanyalah kepadanya, apa yang telah dia lakukan sampai bisa begitu. Minum obat penguatkah?

Awalnya, seperti biasa, tidak mau mengaku, dong!!! Malu barangkali. Setelah saya jelaskan berbagai kemungkinannya, dia pun akhirnya mengaku juga. Dia memang mengkonsumsi salah satu jenis obat penguat. Dia juga berterus-terang kalau selama ini dia sudah terbiasa mengkonsumsi obat tersebut. Sudah hampir dua tahun lebih. Namun, sebelumnya tidak pernah sampai seperti itu. Makanya, dia pikir, bukan obat kuatlah penyebabnya. “Siapa tahu ada penyumbatan atau ada yang salah dengan penis saya, Mbak?” katanya. Hehehe….

Saya jadi ingat percakapan dengan dr. Anugra sewaktu kopi darat di Bandung beberapa waktu yang lalu. Beliau mengingatkan saya bahwa saya belum pernah membahas soal ini sebelumnya. Kebetulan banget, ya, terus langsung ada kejadian begini. Barangkali memang sudah waktunya bagi saya untuk membahas yang satu ini.

Sudah pernah membaca artikel saya yang judulnya “Obat Kuat Bikin “Oh Yes?!”, kan?! Nah, ini juga salah satu yang “Oh No”-nya akibat dari penggunaan obat kuat. Selain bisa terkena sakit jantung, stroke, gagal ginjal, dan impotensi permanen, obat kuat juga bisa menyebabkan seseorang terkena priapism atau bahasa Indonesianya priapismus. Itu buat pria, sedangkan untuk perempuan, karena ereksinya di klitoris, makanya disebut clitorism atau klitorismus. Sama juga. Tegang terus!!! Keras terus!!! Beda, ya, sama vaginismus!!!

Kenapa bisa sampai begitu? Nah, ini yang menarik menurut saya. Memang ada penyebab utamanya, yaitu faktor mekanisme sistem syaraf vascular yang tidak baik dipercaya para ahli menjadi penyebabnya. Demikian juga masalah kelainan darah seperti penyakit leukemia, thalassemia, dan masalah pada tulang ekor. Menurut penelitian terbaru, ini juga ada hubungannya dengan kadar adenosine di dalam tubuh yang berpengaruh kepada aliran darah ke dalam penis.

Selain itu, priapismus ini juga bias disebabkan karena reaksi penggunaan obat-obatan yang biasa digunakan untuk mengatasi masalah ereksi, antidepressants, cantharides (Spanish Fly), narkoba (alcohol dan kokain, serta obat-obat kuat seperti Viagra, Cialis, dan Levitra. Bisa juga karena digigit sejenis laba-laba, tapi jarang sekali terjadi.

Efek dari penyakit ini adalah bisa mengakibatkan terkena ischemia dan bahkan dalam kasus yang sudah parah, bias menyebabkan impotensi dan amputasi penis. Mau nggak penisnya sampai diamputasi?! Kalau sampai mengalami, buruan ke dokter, ya!!! Biasanya ada terapi oksigen serta suntikan obat-obatan tertentu yang bias membuatnya kembali ke posisi semula.

Sekali lagi, nih, ya, saya ingatkan. Jangan pernah mencoba-coba menggunakan obat kuat. Apalagi kalau belinya sembarangan dan dikonsumsi tanpa konsultasi dulu dengan dokter. Sekali dua kali mungkin saja tidak masalah, tetapi kalau sudah ketagihan, bahaya banget, lho!!! Bisa sampai merenggut nyawa!!! Jelek banget nggak, sih, kehilangan nyawa hanya gara-gara obat kuat?! Di tempat pelacuran pula!!! Aduuuhhhh!!!! Nggak banget, deh!!!

Jika memang memiliki masalah dengan ereksi, segeralah pergi ke dokter. Jangan sok tahu, ya!!! Jangan malu-malu juga!!! Malu bertanya sesat di jalan, lho!!! Harus disadari bahwa ini masalah mental dan psikologis soalnya. Bukan hanya sekedar masalah fisik dan medis saja. Ingatlah selalu bahwa segala masalah pasti ada penyelesaiannya. Bukan penyelesaian sesaat pula, tetapi untuk jangka waktu yang panjang.

Semoga bermanfaat, ya!!!

1 Desember 2009

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Pendidikan Sosial and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Pria Priapismus

  1. Kiwil says:

    Dlu juga ada yang tegang selama 2 minggu, kalo mau sehat jangan pake obat kuat, ganti dengan olahraga dan makan buah + sayuran😀

  2. Ihhh..serem bangett…
    makanya sampai sekarang sy sama sekali gak mau pake obat2an itu…klo mau kuat mah usaha sendiri aja kalee..lebih sehat dan gak beresiko

  3. klo pasien dg priapismus di operasi pa gk bahaya????jika pria ereksi aliran darah kan ke penis????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s