I Will Be In The End…

I will Be In The End…

 

I was in the outside and try to find what is in the inside

(Saya berada di luar dan mencoba mencari apa yang ada di dalam)

What did I find and see?

(Apa yang saya cari dan lihat?)

Just confusion all around me

(Hanya ada kebingungan di sekitar saya)

No supposition,  only inauguration

(Tidak ada keyakinan, hanya pesta perayaan semata)

I  have talked to the air and breeze

(Saya sudah bicara dengan udara dan angin yang bertiup)

Words of saying are all spoken

(Semua kata yang diucapkan telah terucap)

Vision is even carried away by scene

(Pandangan pun bahkan terbawa oleh drama)

They do not listen, they can not hear

(Mereka tidak mendengar, mereka tidak bisa mendengar)

 

You do not have me,  don’t  even  electrify me

(Dirimu tidak memiliki saya, bahkan tidak membuat saya tersentuh)

You just blew up conclusion and verbalize illusion

(Dirimu hanya menghancurkan kesimpulan dan mengumbar ilusi)

You can not erect me nor instruct me

(Dirimu tidak bisa membentuk saya ataupun  menitah saya)

You just under the weather and wasting my time

(Dirimu hanya membuat saya mual dan membuang waktu saya saja)

 

A late man told to the  straight man

(Seorang pria tua berkata pada pria yang “lurus”)

People around makes you feel  good

(Orang-orang di sekeliling membuatmu merasa nyaman)

But where have you  been?

(Namun ke mana saja dirimu?)

I will be where ever

(Saya akan berada di mana pun)

 

Beauty I have always missing

(Keindahan selalu saya lewatkan)

Can not say nothing more to the mist

(Tidak bisa berkata apa-apa lagi kepada kabut)

Just what the truth is?

(Apa yang sebenarnya?)

I will be in the end though….

(Toh, Saya akan berada di akhir juga….)

Dawn, 19 October 2001

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Dari Hati, Jiwa Merdeka, Mariska Lubis and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s