Pagi yang Basah Mendesah

Hmmmm.... vi.sualize.us

Matahari baru saja akan menampakkan senyumnya. Burung-burung pun baru hendak akan bernyanyi.  Sementara sebagian dari kita juga masih menggeliatkan tubuh di atas tempat tidur. Hmmm…..

Si Dia masih tertidur pulas di samping. Tubuhnya yang hangat merayu untuk disapa. Bibirnya yang lembut menggoda untuk diberikan ciuman lembut. Yah…, jadi…. Hihihi….

“Selamat pagi sayang!”
“Selamat pagi cinta!”
“Indahnya hari mendapatkan sapaan cinta darimu!”
“Karena saya cinta kamu”.
“Saya pun cinta kamu”.

Kalau sudah begini, siapa yang kuasa menolak?! Para bidadari dan pangeran pun akan luluh dan turun untuk menikmati setiap tetesan embun yang keluar dari hangatnya bercinta. Bau jigong pun bablas!!! Hehehe….

Pagi hari memang sungguh menakjubkan. Semua lelah dan letih telah hilang. Tubuh pun menjadi dalam keadaan sempurna. Siap menghadapi perang. Ya, kan?! Kalau nggak, berarti ada masalah, tuh!!! Harus diperiksa lebih lanjut!!! Konsultasikan sama dokter atau sama ahlinya, ya!!!

Bercinta di pagi hari itu luar biasa rasanya. Sekali lagi, nih, ya. Asal dengan orang yang sangat kita cintai, kekasih jiwa, dan pasangan kita. Kalau sama yang bawaan semalam tadi, sih, hmmm… namanya ogah rugi!! Sayang, ya, kalau tidak sampai tuntas habis!!! Biar tambah seru, coba lihat alisnya dulu, ya!!! Masih ada apa nggak?! Hehehe

Bukannya ingin menggoda!!! Tetapi memang bercinta di pagi hari juga memberikan arti dan manfaat yang besar dalam menyongsong hari. Bisa membuat hari menjadi dipenuhi dengan rasa cinta. Senyuman? Sudah pasti, dong! Dan tentunya, akan membuat dorongan untuk lebih bergairah lagi di malam hari. Seru, kan?!

Membayangkan tubuh-tubuh yang sedang basah mendesah di pagi hari, bagi saya adalah sebuah keindahan. Bagaimana tidak? Pagi-pagi energi cinta sudah terlepaskan dan menjadikan hari menjadi penuh dengan cinta. Seperti oksigen yang dilepaskan oleh setiap daun hijau. Menghirup aroma kesegaran yang menjadi kekuatan tersendiri. Harmonisasi keseimbangan alam yang sungguh dahsyat.

Suatu hari nanti, bila saatnya sudah tiba, pagi yang seperti ini, akan terwujud. Ini bukan sekedar mimpi tetapi kenyataan. Siapa, sih, yang tidak mau? Silahkan tanya pada rumput-rumput yang bergoyang untuk mendapatkan jawabannya. Mereka pasti akan mengangguk-anggukkan batangnya.

Tulisan ini sengaja saya buat untuk semua. Sebagai sebuah ingatan saja agar semua ini tidak terlupakan. Saya selalu ingin cinta itu ada dan selalu ada.

Semoga bermanfaat!!!

Salam Kompasiana,
Mariska Lubis

22 Januari 2010

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Cinta, Mimpi and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Pagi yang Basah Mendesah

  1. rahmi says:

    hihihihihihihi pagi-pagi dikasih sarapan ini jadi senyum-senyum sendiri mba…

  2. Ayok KF says:

    hidangan sarapan pagi yang nikmat…😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s