Daya Tarik Seksual

KALAU burung merak, semakin bagus ekornya, semakin banyak betina tertarik untuk mendekati si merak jantan. Ada juga yang tertarik karena suara yang dikeluarkannya, matanya yang besar, atau warnanya yang cerah dan menarik. Bagaimana dengan manusia?

Pasti kita sering mendengar ada yang bilang kalau wajah itu bukanlah segalanya. Lebih penting “isi” daripada “kulit”, katanya. Bisa jadi memang demikian adanya, karena belum tentu wajah cantik atau tampan bisa memiliki daya tarik seksual yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang berhati jujur dan pintar. Tapi sadar, nggak sadar, mau nggak mau, tetap saja fisik menarik perhatian. Kalau ada yang manis lewat saja, wah, pasti langsung noleh. Ya, kan? Hehehe….

Penilaian atas daya tarik seksual seseorang juga sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, sosial, dan budaya. Lihat saja di negara-negara Kepulauan Pasifik sana. Hawaii misalnya. Di sana, perempuan yang bertubuh besar dan gemuk, dianggap lebih seksi dibandingkan dengan perempuan langsing. Alasannya, karena dianggap lebih bisa memberikan keturunan. Berbeda, ya, sama di kebanyakan tempat di dunia ini yang lebih suka perempuan langsing.

Biarpun berbeda-beda, namun sebenarnya ada benang merah yang bisa diambil. Peneliti telah melakukan riset di seluruh dunia mengenai hal ini. Katanya, sih, ada hubungannya dengan salah satu insting manusia, yaitu ingin memiliki keturunan yang lebih baik. Makanya, ada teori yang menyebutkan bahwa orang cenderung tertarik dengan lawan jenis yang memiliki keturunan jauh, alias tidak ada hubungan darah sama sekali. “Perbedaan” itu, terendus lewat indera, terutama bau badan. Hmmm…. belum tahu lagi, deh, sampai sejauh mana perkembangan teori ini. Penasaran juga!!!!

Apa yang menjadi daya tarik seksual pria?

Nah, again, dari hasil penelitian, katanya, wanita lebih suka dengan pria yang berwajah maskulin. Ini dilihat dari struktur rahangnya yang kuat, alisnya yang tegas, hidungnya yang terlihat kokoh, dan dahinya yang tinggi. Bisa jadi. Kalau menurut saya, sih, karena perempuan lebih memilih pria yang terlihat “jantan”. Bisa dijadikan pegangan dan tumpuan harapan. Bisa melindungilah, gampangnya.

Tinggi badan juga diperhatikan. Perempuan cenderung lebih suka pria yang lebih tinggi. Lebih enak kali, ya, kalau harus berlabuh di dada si abang. Hehehe…. Tetapi ada juga hasil penelitian yang menyebutkan bahwa ini semua tergantung pada siklus menstruasi perempuan. Katanya, kalau pas lagi menstruasi, perempuan cenderung tidak terlalu memperhatikan hal ini. Hmmm… bingung juga, ya?!

Bagian tubuh lainnya yang dianggap memiliki daya tarik seksual adalah dada yang besar, pinggang yang kecil, dan bokong yang tinggi. Ini, sih, ada hubungannya memang dengan hormon testosterone yang ada di dalam tubuh pria. Soalnya, pembentukan otot dalam tubuh, sangat tergantung juga pada jumlah hormon testosterone yang ada di dalam tubuh. Semakin banyak jumlahnya, semakin mudah pula otot terbentuk. Intinya, kembali lagi ke masalah kejantanan. Perempuan secara sadar ataupun tidak, menginginkan pria jantan, yang mampu membuahinya dengan baik untuk memberikan keturunan yang baik pula. Insting gitu, lho!!!

Apa yang menjadi daya tarik seksual wanita?

Wah, banyak banget, ya! Tubuh wanita memang indah, sih!!!

Yang paling dominan adalah ukuran pinggul, pinggang, dan payudara. Ini ada hubungannya dengan kemampuan seorang perempuan untuk bisa hamil dan menyusui. Sama juga dengan pria, hanya kebalikannya saja. Perempuan dianggap lebih feminin bila memiliki pinggul yang besar, pinggang yang kecil, dan payudara yang besar. Lagipula, ini salah satu perbedaan yang paling menonjol antara pria dan perempuan, kan?! Mana ada pria bisa punya payudara seperti perempuan, kecuali kalau dioperasi. Hehehe…

Tinggi tubuh juga sama diperhatikannya. Pria cenderung lebih suka dengan perempuan yang memiliki tinggi tubuh lebih pendek darinya. Mungkin karena terlihat lebih mudah untuk dipeluk dan dilindungi, ya?! Lebih enak saja kelihatannya. Lebih serasi.

Warna kulit juga ternyata memiliki pengaruh yang cukup besar. Pria cenderung memilih wanita berkulit lebih terang daripada kulitnya sendiri. Ini ada hubungannya dengan kebersihan. Pria lebih suka wanita yang menjaga kebersihan tubuhnya. Bila tubuhnya bersih, dianggap bisa mengurus dirinya sendiri, mengurus suaminya, dan juga anak-anaknya kelak.

Tapi tenang saudara-saudara!!! Jangan merasa kecil hati bila Anda tidak termasuk orang yang memiliki daya tarik seksual seperti yang disebutkan di atas. Ini, kan, hanya sekedar pemandangan umum biasa. Bukan untuk kemudian seratus persen plek-plek dijadikan patokan untuk mencari suami atau istri. Seperti yang telah saya sebutkan di atas, masih banyak faktor lain yang mempengaruhi.

Yang paling terpenting dari semua ini, menurut saya, adalah rasa percaya diri serta kejujuran. Rasa percaya diri sangat berpengaruh terhadap penampilan dan daya tarik seseorang. Jangan over pede juga!!! Bisa menyebalkan kalau terlalu berlebihan. Maksudnya percaya diri di sini adalah yakin kalau kita memiliki kelebihan yang patut untuk dibanggakan dan dihargai. Sedangkan kejujuran yang saya maksud adalah menjadi diri sendiri. Bukan hanya sekedar ikut-ikutan alias menjadi korban mode. Rumput tetangga memang selalu kelihatan lebih hijau, tetapi rumput sendiri, kalau bisa dijaga dan dirawat dengan baik, pasti bisa lebih indah dan menarik. Tul, nggak?!

Saya sangat menyarankan agar kita lebih mengenal diri kita sendiri. Baik buruknya. Kelebihan ataupun kekurangannya. Baik dan kelebihannya itu terus diasah dan diolah agar menjadi “lebih”, sedangkan yang buruk dan yang kurang, diperbaiki agar kemudian, bisa menjadi lebih positif. Dengan mengenal siapa diri kita sebenarnya, kita pasti akan menjadi manusia yang lebih menarik. Tuhan itu adil, kok!!!

Mudah-mudahan tulisan ini bisa memberikan banyak manfaat, ya!!!

Salam,

Mariska Lubis

4 November 2009

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Mimpi, Pendidikan Sosial and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Daya Tarik Seksual

  1. Pingback: Ngaca Melulu, Nih! Genit, Ah!!! | Bilik ML

  2. Pingback: “Pria Jantan” Vs “Perempuan Menggairahkan” | Bilik ML

  3. Pingback: Tertipu Tubuh Montok dan Seksi | Bilik ML

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s