G Spot, Where are You?!

TERUS-TERUSAN dibahas dan terus-terusan dicari. Kenapa nggak nemu-nemu juga??? Padahal ada, tuh!!! Nggak ke mana-mana!!! Memang, sih, masih banyak perdebatan soal yang satu ini. Biarpun sudah melewati riset bertahun-tahun, Sejak tahun 1981, tapi masih saja belum tuntas. Mau dari sisi istilahnya, fungsi medisnya, dan juga sisi sekualitasnya. Sampai sekarang, para dokter, periset, dan seksolog terus-terusan berupaya menuntaskan pembahasan soal si G-spot ini. Entah kapan akan berakhirnya.

Mungkin banyak yang belum tahu, apa itu kepanjangan dari G Spot. Agak sulit mengucapkannya, nih, makanya disingkat. Grafenberg Spot. Diambil dari nama seorang gynecolog asal Jerman bernama Ernst Grafenberg. Dialah yang pertama kali melakukan hipotesa atas keberadaan titik ini dan memublikasikannya di koran pada tahun 1950.

Setelah melewati proses yang cukup panjang, sekarang ini, G Spot dijadikan sebagai sebuah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan zona erotis di dalam vagina yang bisa membuat perempuan mencapai titik rangsangan terhebat dan puncak kepuasan tertinggi. Makanya, terus-terusan dicari?!!! Hehehe….

Banyak yang bertanya kepada saya, sebetulnya, G Spot ada di mana, sih??? Yang sebelah sini atau sebelah situ? Yang ini atau yang itu??? G Spot biasanya disebut-sebut berada antara 1,5 cm sampai 5 cm di dalam lubang vagina, di daerah dinding anteriornya. Ada juga reportase yang menyebutkan bahwa dengan menstimulasi dinding posterior uretra dan dinding anterior anus di kedalaman yang sama, akan menghasilkan sensasi dan rangsangan yang sama. Dari mana-mana bisa, dong??? Hmmm…..

Banyak peneliti yang tertarik untuk meneliti hubungan antara sensitifitas G Spot di tempat yang berbeda-beda ini dengan orgasme serta ejakulasi wanita. Apa mungkin ada hubungannya dengan kelenjar paraureuthral atau Skenes??? Sayangnya, kebanyakan peneliti menemukan hasil bahwa hubungannya sangat lemah. Terus apa, ya, jawabannya???

Para peneliti di Universitas La Aquilla baru-baru ini menemukan bahwa wanita yang mengalami orgasme vaginal (maksudnya lewat penetrasi penis ke dalam vagina), memiliki jaringan yang lebih tebal pada dinding vaginanya. Ini lewat hasil penelitian menggunakan ultrasonografi, lho!!! Berarti, kalau yang bisa dari mana-mana, lebih tipis dong, ya?! Terus, apa kalau penetrasinya lebih dalam, berarti lebih oke rasanya? G Spot-nya lebih terasa maksudnya? Orgasmenya jadi lebih dahsyat? Lebih cepat? Nah, ini juga masih dalam perdebatan karena antara wanita yang satu dengan yang lainnya belum tentu sama. Ada yang merasa lebih “berasa” dan lebih “nikmat” bila penetrasinya semakin dalam, tetapi ada juga yang mengaku kalau bukan masalah dalamnya, tetapi tekniknya. Diputar-putar seperti jarum jam, akan menghasilkan sensasi yang lebih luar biasa, kata mereka. Tambah bingung, kan??? Hehehe….

Konon, menurut hasil penelitian juga, hal ini terjadi karena ada perluasan zona G Spot yang bisa mencapai 50% lebih besar dari keadaan biasa. Bisa melebar ke samping, bisa juga menjorok ke dalam. Tapi, again, ini masih diperdebatkan dan masih diteliti lebih lanjut lagi. Kalau begitu, apa kesimpulannya, ya??? Ini dia, nih, yang membuat saya juga terus-terusan pusing!!! Hehehe…

Kesimpulan yang saya ambil, sih, sampai dengan saat ini, dan sangat saya percayai adalah bahwa G Spot itu memang ada dan berada di dalam vagina. Ya, itu, antara 1,5 sampai 5 cm dari pintu masuknya!!! Karena dinding pemisah antara uretra dan anus itu sangat tipis, hanya seperti selembar kain tissue yang elastis, makanya bisa saja disentuh lewat mana-mana. Tetapi, alangkah baiknya, bila hanya disentuh lewat penetrasi vagina saja. Kenapa? Soalnya, vagina memang sudah tempatnya, yang lain bukan!!! Sudah dapat dipastikan resikonya lebih kecil dan kenikmatannya pun lebih luar biasa. Untuk mencari di mana tempat pastinya dan bagaimana cara menjangkaunya, setiap pasangan disarankan untuk mengeksplorasi tubuh bersama.

Saya juga yakin kalau setiap perempuan, biarpun sama-sama perempuan, tetapi adalah perbedaan letak dan posisi pastinya. Ini semua disarankan biar sama-sama tahu!!! Sama-sama nggak bingung!!! Kalau sama-sama tahu, pasti sama-sama bisa merasakan nikmatnya, kan? Sama-sama nggak rugi!!! Sama-sama happy juga!!! Semoga bisa bermanfaat, ya!!!

Salam,

Mariska Lubis

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Fakta & Kenyataan, Pendidikan Sosial and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to G Spot, Where are You?!

  1. boilfrengky says:

    mami aku ngikut baca ya😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s