Mengapa Kami Mencintaimu, Pria?!

HEHEHE… Pasti banyak pria yang penasaran, kan? Apalagi pria-pria yang masih belum bisa menemukan jawaban atas pertanyaan, “Kok, bisa, ya, perempuan secantik dan sepintar itu jatuh cinta sama saya?”.

Jangan negatif dulu, ya! Apalagi wahai pria-pria cukong dan berduit di sana!!! Belum tentu harta kalianlah yang membuat kami jatuh cinta. Juga pria-pria bertitel panjang dan bererot. Belum tentu kepintaran kalianlah yang membuat kami terpesona. Wajah ganteng, badan besar, dan hebat di tempat tidur pun belum tentu menjadi alasan yang paling tepat. Apalagi ukuran yang satu itu!!! Walah!!!

Ceritanya panjang. Banyak teman pria saya yang bertanya mengapa saya bisa sebegitu jatuh cintanya dengan “pria”  saya. Padahal, kalau dibilang ganteng, ya, ganteng, sih, menurut saya,  tapi masih banyak yang lebih ganteng. Dibilang pintar juga, banyak yang lebih pintar. Baiknya juga relatif, tergantung siapa yang melihatnya. Apalagi urusan harta, wah!

Malah ada yang sampai ekstrim marah-marah sama saya. Dia bilang, “Kamu itu mau-maunya sama pria gembel!!! Rombeng!!! Gondrong!!! Tua!!! Miskin lagi!!! Nggak sebanding sama kamu tahu nggak!!!”. Hehehe….

Saya, sih, cuma ketawa saja!!! Ngapain marah?! Kasihan lagi! Mereka-mereka ini pasti belum mengerti apa arti cinta yang sesungguhnya bagi saya. Dan mungkin juga belum tahu apa yang diinginkan perempuan sebenarnya.

Awalnya, sih, saya juga sempat mikir-mikir. Apa, ya? Kenapa, ya? Tapi akhirnya ketemu juga, tuh!

Tulisan ini adalah jawaban dari saya yang tentunya juga mewakili banyak perempuan lainnya. Ini adalah jawaban murni dari hati kami yang terdalam. Jawaban yang sejujur-jujurnya. Maaf, bila kami jatuh cinta dengan pria yang kalian anggap “tidak layak” atau “tidak sesuai” dengan kami. Tetapi, memang inilah kami apa adanya.

Satu. Kami merasa terhormat dan tersanjung. Kami diperlakukan sebagai seorang perempuan sejati. Kami merasa sangat cantik dan menarik. Merasa sebagai seorang perempuan yang sesungguhnya. Membuat kami merasa sangat nyaman dan sangat senang bila berada di dekat kalian. Bukan hanya dari sikap saja, tetapi dari tutur kata yang kalian ucapkan membuat kami merasa bahwa kami adalah seorang wanita yang sempurna. Kami pikir dan kami rasa, hanya pria yang benar-benar tulus mencintai kami sajalah yang dapat melakukannya. Pura-pura atau sekedarnya saja pasti akan dapat kami rasakan.

Dua. Kami merasa telah diperlakukan sebagai seorang manusia. Memiliki keinginan. Memiliki impian. Memiliki harapan. Baik dan buruknya kami, bisa diterima dengan baik dengan segala ketulusan, keikhlasan, dan kejujuran. Kalian tidak pernah memaksa atau membandingkannya dengan yang lain. Kalian justru mengajak kami untuk berdiskusi dan berkompromi. Membuka mata hati dan pikiran kami agar menjadi manusia yang lebih baik lagi.

Segala potensi, keakhlian, ketrampilan dan kelebihan yang kami miliki justru kalian dukung dan tidak kalian matikan. Tidak ada sikap egois dan cemburu terhadap semua ini. Kalian justru menyeimbangkannya dengan potensi, kealhlian, ketrampilan, dan kelebihan yang kalian miliki, sehingga segala kekurangan kami dapat tertutupi dan teratasi dengan baik dan sempurna.

Tiga. Kalian adalah ayah baik bagi anak-anak kami. Kalian mencurahkan segala hati, pikiran, dan perasaan kalian bagi mereka sekarang dan masa depan mereka. Bertanggung jawab dan memiliki dedikasi yang tinggi terhadap apa yang telah kalian perbuat bersama kami sehingga mereka ada. Bijaksana dalam mengambil sikap dan menentukan keputusan. Tidak hanya sekedar mencari uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari tetapi bersama-sama dengan kami, kalian turut serta mengasuh, mengajar, menjaga, mendidik, dan membesarkan mereka.

Asal kalian tahu saja, kami paling suka melihat kalian menggendong, bermain, dan mengajak mereka bercakap-cakap. Pemandangan luar biasa yang tidak bisa kami ungkapkan lewat kata-kata. Bahkan pemdangan inilah, yang seringkali membuat kami semakin ingin dekat dengan kalian dan melabuhkan segala perasaan yang ada di dalam hati ini di atas peraduan cinta.

Tiga hal inilah yang membuat kami jatuh cinta kepada kalian. Selain tentu saja rasa cinta yang memang sudah datang sebagai anugerah dan takdir atas jodoh yang telah diberikan Ilahi. Semoga saja, kalian bisa berhenti bertanya-tanya dan bisa mengerti apa isi hati kami.

Salam,

Mariska Lubis

 

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Cinta, Mimpi and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Mengapa Kami Mencintaimu, Pria?!

  1. danarlia says:

    hmmm, just know it.tq 4 de share

  2. Pingback: My Facebook Status (Sept 19-Dec 18 2010) « thecreamybanana's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s