Pemimpin Bangsa Kita Masih Sempat ML Nggak, Ya?

NANYANYA kebangetan, ya? Iya kali!!! Maaf, ya!!! Saya soalnya penasaran juga. Habis, kok, kayaknya tidak sehat begitu!!! Bukan hanya fisiknya saja yang kelihatan hancur, tetapi pikirannya juga kacau balau. Lihat saja cara mereka bicara. Ngelantur habis!!!

Salah satu indikasi orang yang tidak memiliki kehidupan seks yang sehat adalah tidak bisa tenang. Soalnya, gimana mau tenang juga, hormon-hormon yang ada di dalam tubuhnya pasti tidak seimbang. Pekerjaan para pemimpin yang dipenuhi dengan adrenalin seharusnya membuat libido juga meningkat pesat. Hasrat seksualnya seharusnya lebih tinggi. Kalau lagi banyak kerjaan, kita juga lebih cepat nafsu, kan? Tapi, bagaimana kalau tidak tersalurkan?! Bikin kita malah tambah nggak karuan, kan? Bawaannya negatif terus!!! Marah-marah melulu!!! Stress berat!!!

Indikasi lainnya adalah selalu berpikiran negatif. Kenapa bisa begitu? Ya, sirik saja kali sama orang lain?! Apalagi sama mereka-mereka yang hidupnya bisa tenang, senang, dan disukai orang banyak. Kehidupan keluarganya juga harmonis dan bahagia. Hehehe… Nggak, bukan itu penyebabnya!!! Orang yang kehidupan seksualnya tidak sehat, cenderung memiliki pemikiran yang negatif karena hormon endhorphine yang ada di dalam tubuhnya juga entah lenyap ke mana. Membuat perasaan menjadi lebih tertekan, sehingga sulit sekali untuk bisa berpikir positif terhadap suatu hal. Memang, sih, banyak faktor lain yang bisa menyebabkannya, tetapi bisa jadi, kan, seks juga menjad biang keroknya?! Kenapa tidak mungkin, kan?

Satu lagi, nih, indikasi yang paling menyolok buat saya. Denial dan difensifnya itu, lho!!! Orang yang memiliki masalah dengan kehidupan seksualnya, cenderung untuk lebih mudah berbohong dan selalu memproteksi diri. Contohnya, nih! Orang-orang yang selalu mengaku-ngaku jantan dan hebat dengan menjadi “tukang jajan” yang setia mampir ke lokalisasi, ternyata kebanyakan adalah orang-orang yang justru tidak jantan dan tidak hebat sama sekali. Mereka justru biasanya adalah orang-orang yang memiliki masalah dengan ereksi dan premature ejaculation alias PE. Berhubung semua itu bisa menjatuhkan harga diri, otomatislah harus dikamuflase. Sayangnya, kamuflase yang sering dipakai oleh mereka, karena memang sudah tidak sehat juga, akhirnya justru jadi berlebihan dan tidak masuk di akal. Jadi saja ketahuan!!!

Sekarang perhatikan, deh, omongan para pemimpin bangsa kita ini!!! Banyak bohongnya, kan? Cari selamat sendiri melulu juga!!! Memangnya rakyat sebegitu bodohnya sampai tidak bisa melihat?! Halllooooo!!!!!

Kemungkinan besar kenapa mereka tidak sempat melakukannya adalah karena tidak ada waktu. Rapat melulu, sih! Rapat ini, rapat itu. Rapatnya juga nggak jelas lagi! Belum lagi ada bisikan dari sana dan bisikan dari sini. Wuih!!! Boro-boro ada waktu untuk bercinta kali?! Bisa ketemu pasangan setiap hari saja sudah bersyukur banget!!! Ngobrol lima menit itu sangat berarti bagi mereka yang sangat sibuk. Makanya jangan heran kalau mereka punya banyak asisten pembantu yang memang bertugas untuk memperlancar komunikasi. Bukan hanya dengan publik dan masyarakat saja, tetapi juga dengan pasangan dan keluarga. Emang enak?!

Bisa juga karena mereka memiliki kondisi kesehatan yang sangat buruk. Darah tinggi, kolesterol tinggi, asam urat tinggi, gula pun tinggi. Habis makan enak melulu, sih! Semua yang diinginkan pasti bisa tersedia di meja. Tidak perlu repot-repot mikirin beli dan bayarnya pula! Sudah pasti ada yang bayarin, kok! Bukan cuma cukong berduit yang sedang ingin meminta proyel, tetapi bawahan “sang penjilat” juga pasti dengan sukarela menenteng segala macam rantang buat diberikan sebagai upeti. Jika tidak ada yang membayar, pun, tidak repot!!! Kan, ada duit rakyat yang bisa dipakai!!! Dipakai atau tidak dipakai, tetap tersedia, toh!!!

Nah, kalau sudah terkena berbagai macam penyakit kronis seperti itu, bagaimana bisa “bangun dan berdiri”?!!! Kalaupun masih bisa, pasti tidak bisa sempurna. Selesainya pun cepat. Jadi tambah pusing lagi, kan? Makanya, daripada pusing karena tidak mampu, akhirnya, lebih baik memilih untuk tidak melakukannya. Mungkin menurut mereka, ada hal lain yang jauh lebih penting daripada hanya sekedar memikirkan yang satu ini.

Sebetulnya, ada kemungkinan juga kalau sebenarnya mereka masih punya tempat penyaluran dan tetap punya waktu. Biarpun singkat namun padat!!! Hanya saja, penyalurannya itu ke mana? Kalau ke yang tidak jelas, bukannya tambah sehat, tapi justru malah tambah ruwet lagi. Sudah takut kepergok dan ketahuan, duit juga habis terkuras!!! Mending kalau duit gaji doang!!! Kalau duitnya duit hasil korupsi, tambah puyeng lagi, deh!!! Nanti kalau diaudit dan dilacak larinya ke mana, kan, jadi ketahuan juga!!! Ruwet habis!!! Nama dan muka mau ditaruh di mana?!!! Di balik jeruji besi pun masih tetap kelihatan, kok!!! Tercatat dalam sejarah aib pula!!! Mati, deh!!!

Anyway, saya membuat tulisan ini karena saya sangat cinta dengan tanah air, negara, dan bangsa ini. Saya ingin mengingatkan saja bahwa seks itu penting. Janganlah hanya dianggap sebagai sebuah lelucon dan hal yang sepele belaka karena memberikan pengaruh yang sangat besar, terutama bila sudah menjadi pemimpin bangsa. Saya sudah pernah mengingatkan juga dalam buku kumpulan tulisan saya yang berjudul , “Wahai Pemimpin Bangsa!!! Belajar Dari Seks, Dong?!”. Segala perilaku, tindakan, dan perbuatan yang dilakukan oleh seorang pemimpin, baik terhadap rakyatnya maupun dalam kehidupan pribadinya, akan memiliki dampak serta pengaruh yang sangat besar terhadap negara yang dipimpinnya. Jadi, tolong, ya, Pak, Bu, sempatkan diri untuk bisa bercinta dengan sehat bersama pasangan! Pikirkanlah nasib kami!!!

Salam,

Mariska Lubis

26 November 2009

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Fakta & Kenyataan, Pendidikan Sosial, Perubahan, Sosial dan Politik and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Pemimpin Bangsa Kita Masih Sempat ML Nggak, Ya?

  1. ale says:

    betapa pentingnya seks untuk kita sehingga kita mampu terhindar dari segala bentuk keburukan manusia!!!
    jadi pengen tahu pemimpin kita ini penisnya kecil kali ya?, mirip cacing kremi hahahah…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s