Ingin Sekali Bercinta!!!

Melihat ke sana, menengok ke sini. Isinya semua sama. Marah dan marah juga kesal dan kesal. Yah, memang tidak bisa dihindari, saya sendiri pun merasakan hal yang sama. Situasi dan keadaan kita semua memang sudah sedemikian parahnya sehingga kita pun menjadi terkurung oleh rasa marah dan kesal itu. Sampai-sampai kita pun menjadi lupa untuk bercinta. Padahal, ingin sekali bercinta!!!

Udara di luar sangat dingin. Membuat tubuh menggigil kedinginan. Bulu kuduk dan aroma pun merinding semuanya. Eehmmm….

Mencoba meneguk kopi hangat untuk mengusir rasa dingin itu. Namun nampaknya sia-sia saja. Hmmm

Melihat selimut hangat terbentang di atas tempat tidur. Sungguh sangat menggoda sekali. Ingin rasanya segera menyelinap masuk dan berada di balik sana. Menikmati setiap kejadian dan peristiwa yang bisa membuat tubuh benar-benar menjadi hangat. Meski dia berada jauh, namun keinginan itu tidak bisa dihindari ataupun dipungkiri. Untuk apa juga dihindari dan dipungkiri. Memang sedang ingin, bagaimana?!

“Sayang….”

“Yup.”

“Rindu.”

“Oh!”

“Nggak tahu, nih, rindu banget!”

“Kamu kenapa?!”

“Kedinginan dan butuh kehangatan.”

“Hmmm…. Dengan siapa?!”

“Aaah… suka godain aja! Sama siapa lagi?!”

“Kirain.”

“Duh segitunya! Apa boleh ada yang lain?!”

“Nggaklah!”

“Kalau begitu?! Hmmm…..”

“Hmmm….”

Aduuuhhhh!!! Benar-benar tak bisa menahan segala gejolak yang ada di dalam diri ini. Bagaimana ini?! Hehehe….

Di dalam kondisi yang serba tak enak dan serba susah serta sulit, untuk bisa berucap kata cinta saja sulit apalagi untuk bercinta. Meski sama-sama sadar dan mengakui bahwa justru pada saat seperti inilah cinta sangat dibutuhkan. Bercinta bukan hanya bisa membuat hati yang dingin itu mencair tetapi bisa menjadikannya hangat dan selalu dipenuhi oleh rasa cinta.

Memang tidak mudah juga untuk bisa mengajak bercinta karena masing-masing memiliki selera masing-masing. Belum tentu ajakan berupa ucapan itu bisa mampu menariknya untuk mau bercinta, Malah tak sedikit juga yang tak suka diajak dengan berkata-kata. Mata yang terpejam dan bibir yang terbuka dan tangan lembut yang mengelus dengan mesra justru yang lebih menggodanya.

Tidak menjadi masalah apabila sama-sama ada saling pengertian dan juga keterbukaan serta kejujuran. Masing-masing bisa mengungkap apa yang menjadi keinginan tanpa harus juga memaksakan. Di dalam bercinta, diperlukan rasa hormat dan saling menghargai, karena sesungguhnya, cinta itu pun memberi dan menerima dengan tulus dan ikhlas.

Segala marah dan kesal itu sebenarnya bisa menjadikan keindahan tersendiri di dalam bercinta. Emosi dan perasaan yang dikeluarkan bisa membangkitkan gairah yang sangat luar biasa. Setiap habis marahan dan nangis, bercinta biasanya lebih mengasyikkan, kan?! Bercinta memang bisa membuat semua menjadi lebih merasa lega dan nyaman, tenang, bahagia, dan juga merasa damai. Sehabis bercinta, hormon penenang alami tubuh, endorphine, akan keluar dengan sendirinya dan merajalela di sekujur tubuh. Jadilah semua merasa ngantuk dan ingin segera tidur. Hehehe….

 

Sama juga bila dengan kondisi dan situasi kita sekarang ini. Cobalah ungkapkan segala marah dan kesal itu dengan penuh rasa cinta. Bercintalah dengan ibu pertiwi, tanah air, nusa dan bangsa, Negara tercinta kita ini. Berilah segala cinta kita dengan bercinta sepenuh hati dengan tulus dan ikhlas. Kita sudah mendapatkan semua cinta tanpa syarat yang diberikan olehnya. Masa, sih, nggak mau untuk memberikan cinta tanpa syarat kita kepadanya juga?! Di dalam bercinta, mana enak kalau ada syaratnya?! Lebih dahsyat dan maksimal hasilnya bila benar-benar merupakan luapan dari segala rasa cinta yang ada di dalam diri. Bukankah begitu?!

Jika memang kita semua mau melakukannya, maka tidak perlu lagi ada orgasme sendirian. Kita semua bisa sama-sama mencapai titik puncak kenikmatan bercinta. Bersama-sama pula kita merasakan kenyamanan, ketenangan, kebahagiaan, dan juga kedamaian. Bukankah itu yang memang menjadi impian kita bersama?!

Ah! Jangan sampai, deh, lupa bercinta!!! Rugi, dong!!! Yuk, bercinta!!! Dengan cinta tanpa syarat untuk bangsa dan negara, ya!!!

 

Salam hangat penuh cinta selalu,

 

Mariska Lubis

17 September 2010

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Cinta, Dari Hati, Jiwa Merdeka, Mimpi and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s