Seks dan Transformasi Perubahan

"even caterpilar turn into beautiful butterfly" Illustrasi: huffingtonpost.com

Perubahan tidak bisa terjadi begitu saja. Ini disadari oleh semua karena memang di dalam setiap perubahan pasti ada proses yang harus terjadi. Lama atau tidaknya perubahan itu terjadi tergantung kepada banyak faktor. Salah satunya adalah kesiapan masyarakat menerima perubahan itu. Bila tidak dipikirkan baik-baik maka perubahan yang terjadi bisa menjadi lebih buruk dari sebelumnya. Bukankah kita semua mengalaminya?!

Reformasi yang dilakukan terjadi di Indonesia adalah sebuah perubahan yang saya anggap gagal. Kenapa?! Reformasi yang dilakukan terlalu mendadak tanpa persiapan yang matang membuat bangsa kita justru terpuruk dalam semua sektor. Sektor yang penting seperti politik, ekonomi, dan sosial budaya kurang diperhatikan secara maksimal. Apalagi mental masyarakat di dalam menghadapi semua itu. Maklum, kan, sudah biasa hidup enak sebelumnya. Tidak mengherankan bila kemudian masih banyak yang menyesali dan merasa lebih baik hidup di zaman orde baru dibandingkan dengan orde setalah reformasi. Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme pun tidak semakin berkurang bukan?!

Perubahan harus terus ada dan terus diupayakan demi masa depan bangsa dan negara namun belajar dari sejarah, semua perubahan itu harus dipersiapkan dengan sangat matang. Kita tidak perlulah bicara tentang revolusi dalam bentuk perang dan kekerasan. Memang proses yang dilakukan lebih lambat tapi di lain sisi ini juga sekaligus sambil menyiapkan kesiapan masyarakat untuk menghadapi segala perubahan itu. Memang tidak mudah, tetapi bila dilakukan secara konsisten dan dengan keseriusan serta mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat, apa yang tidak mungkin. Perbedaan pasti ada, apalagi bila lebih suka buru-buru ingin segera melihat terjadi sebuah gerakan. Namun kembali lagi, terburu-buru bisa malah semakin menjerumuskan bila tidak disertai pemikiran dan persiapan yang matang. Semua juga harus berdasarkan penelitian, olah pikir, dan prosedurnya dalam pembuatan program dan pelaksanaanya. Skala dan dimensinya pun harus jelas. Kalau yang membuat keadaan kita seperti ini melakukan itu, kita harus lebih advance dari mereka, dong!!! Bagi saya, biarlah lambat namun proses terus berjalan dengan muatan yang lebih berisi dan bisa berlangsung terus menerus.

Dari hasil pengamatan yang saya lakukan, apa yang terjadi sekarang ini disebabkan oleh pola pikir dan cara pandang yang salah. Fakta dan kenyataan sudah tidak jelas mana yang benar dan salah karena sudah banyak diputarbalikkan Sejarah sangat diabaikan, padahal sejarah merupakan cermin untuk bisa melangkah ke depan. Kebenaran pun sudah tertutup oleh berbagai pembenaran. Pancasila dan Undang-undang Dasar’45 yang merupakan pondasi berdirinya negara kita tercinta ini juga sudah dilupakan dan bahkan disingkirkan. Nilai-nilai spiritual yang terkandung pada diri dan juga bangsa serta negara sudah tergadaikan sehingga kemudian masyarakat menjadi labil dan tidak memiliki pegangan. Tidak memiliki kebanggaan terhadap diri sendiri karena memang tidak tahu jati diri yang sebenarnya. Bila ini semua terus berlanjut, apa pun yang dilakukan akan menjadi salah apalagi bila bukan akar atau inti permasalahannya yang diselesaikan. Malah bisa membuat keadaan semakin buruk lagi.

Saya memilih seks sebagai jalan pembuka bagi sebuah perubahan. Menurut saya, di dalam melakukan sebuah perubahan, harus dicari sesuatu yang paling ekstrem namun sangat esensial di dalam kehidupan. Politik bisa saja saya jadikan pilihan, apalagi memang latar belakang saya adalah politik, namun politik itu terlalu keras dan belum tentu mengena kepada semua lapisan masyarakat. Pernah juga saya berpikir lewat filsafat ilmiah dan ekonomi yang juga merupakan latar belakang saya. Namun kemudian setelah dipikirkan sekian lama, jawabannya ada pada seks dan cinta. Saya memilih seks yang lebih diutamakan dan cinta adalah yang mengiringi dan mendampinginya. Seks dan cinta adalah bahasa universal yang tidak pernah lepas dari semua kehidupan di alam semesta ini. Bagi saya, seks adalah titik awal kehidupan dan kehidupan itu sendiri. Hanya dengan cinta yang sesungguhnya kita bisa menyadari semua ini.

Saya memiliki keyakinan tersendiri, yang tentunya tidak hanya asal yakin, berdasarkan pengamatan dan penelitian juga, bahwa seks bisa mengubah semua ini. Memang kelihatannya seperti sesuatu yang mustahil, karena seks selalu dianggap remeh dan tidak penting meskipun semua juga sadar bahwa seks bisa mengguncang dunia. Terasa sekali, kan, apa yang terjadi akibat kasus video porno para artis?! Internet saja bisa lelet, belum lagi pengaruhnya terhadap generasi mendatang. Berapa banyak orang tua dan guru yang sekarang pusing menjawab pertanyaan soal porno, vulgar, dan mesum?!

Pendidikan seks yang selama ini ada juga berjalan dengan tidak sangat efektif, bagi saya ini juga sebuah bukti bahwa selama ini kita hanya menjadikan seks sebagai sesuatu yang porno sehingga masih tabu untuk dibicarakan meskipun dengan bahasa ilmiah yang sama sekali tidak porno. Selama seks dan porno masih menjadi objek, maka tidak mungkin bisa ada penyelesaian. Karena yang menjadi subjeknya adalah tabu dan juga berbagai kutukan bagi seks itu sendiri. Oleh karena itulah saya kemudian membuat “SEKS TAK MESTI PORNO” agar seks menjadi sebuah subjek yang mencerahkan dan objeknya menjadi pengetahuan.

Seks memang sebagai pembuka jalan namun ada yang harus menjadi sarananya. Saya menggunakan kata yang memang bisa mengubah dunia. Kata adalah seni dan seni yang bukan sembarang seni. Kata memiliki arti dan makna yang sangat dalam. Bukan hanya karena saya memang juga mempelajari kata dan bahasa tetapi karena apa yang kita katakan dan tuliskanlah yang menjadikan keadaan kita sekarang ini. Semua pemikiran, persepsi, dan keyakinan yang ada semuanya berasal dari kata. Tidak usah jauh-jauhlah, bagaimana bila ada seseorang mengucapkan, “Saya cinta kamu“. Apa yang akan terjadi?! Dunia bisa berubah, kan?! Kalau disambut bisa terus berlanjut ke jenjang perkawinan dan membuahkan keturunan. Bukankah begitu?! Makanya, setiap kali saya menulis, saya sangat memperhatikan kata yang digunakan termasuk tanda bacanya. Semua itu ada arti dan maknanya tersendiri.

Kembali ke soal seks dan perubahan, bila semua sudah bisa menangkap seks sebagai sesuatu yang tidak porno, perubahan pun pasti akan terjadi. Apalagi bila sudah bisa menangkap arti dan makna seks sebagai titik awal kehidupan dan kehidupan itu sendiri. Saya memang tidak berharap bahwa semua bisa langsung menangkap semua ini. Harus perlahan-lahan dan konsisten sekali melakukannya. Harus tetap fokus juga pada tujuan yang ingin saya capai. Semua ada tahap-tahapannya. Oleh karena itulah juga, saya terus menulis tentang seks dan terus menebarkan kata-kata “Seks tak mesti porno”. Mungkin sudah ada yang bisa merasakan efeknya di mana karena seks itu tidak porno, maka keingintahuan untuk belajar tentang seks ini semakin besar juga. Bukan pengetahuan hanya sekedar posisi di ranjang ataupun memperkuat stamina, namun lebih kepada keingintahuan untuk lebih memahami seks secara lebih mendalam. Apa sudah ada yang merasakannya?!

Bila memang sudah menangkap dan memahami seks itu tidak porno dan seks adalah titik awal kehidupan dan kehidupan itu sendiri, maka seks selalu bisa dihubungkan dengan berbagai disipilin ilmu karena seks memang  tidak memiliki batas ilmu. Semua yang ada di dalam kehidupan kita terlibat dengan seks. Saya masih ingat waktu pertama kali saya memunculkan artikel yang berjudul “Konspirasi Seks dan Politik Ala ML” dan “Seks sebagai senjata” banyak yang terkejut. Namun begitulah fakta dan kenyataannya sehingga memang tidak perlu lagi dipungkiri. Sudah terbukti pula bahwa kita yang sebagian besar masih manusia penonton memang tidak bisa melepaskan diri dari seks. Seks selalu mengguncang dunia.

Tulisan ini saya buat untuk semua agar bisa mengerti dan paham apa maksud dan tujuan saya selama ini. Selain itu juga untuk bisa lebih menangkap semua isi tulisan saya dengan lebih mudah. Saya juga sangat berharap agar apa yang saya lakukan ini bisa bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi yang lainnya untuk sama-sama melakukan perubahan dengan tujuan masa depan yang lebih baik. Ini bukan hanya mimpi saya saja, kan?! Ini adalah mimpi kita bersama. Marilah kita sama-sama melakukannya.

Jangan takut menghadapi perubahan bila semua ini demi masa depan yang lebih baik. Cintailah bangsa dan negara ini. Sayangilah kehidupan di masa depan. Hormatilah dan hargailah segala rahmat dan anugerah yang telah diberikan oleh-Nya.

Salam,

Mariska Lubis

12 Juni 2010

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Pendidikan Sosial, Perubahan, Politik and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Seks dan Transformasi Perubahan

  1. Jangan takut menghadapi perubahan bila semua ini demi masa depan yang lebih baik. Cintailah bangsa dan negara ini. Sayangilah kehidupan di masa depan. Hormatilah dan hargailah segala rahmat dan anugerah yang telah diberikan oleh-Nya. kata2 ini yang buat ane jadi motifasi ane…thanks thanks….n thanks…semangatku tumbuh lagi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s