“Pria Jantan” Vs “Perempuan Menggairahkan”

Illustrasi: marieclaire.com

Saya bisa membayangkan apa yang ada di dalam benak membaca judul dari tulisan saya ini. Apa yang akan terjadi, ya, bila sampai memang benar-benar pria jantan dan perempuan menggairahkan bercinta?! Desahannya bisa hampir dipastikan panjang dan tiada henti. Iya, kan?! Padahal saya di sini mau membahas soal daya tarik seksual. Hehehe….

Dua hari yang lalu, saya berteduh di sebuah taman. Duduklah seorang pria yang saya perkirakan usianya sudah lebih di atas lima puluh tahun. Yang membuat saya nggak kuat adalah penampilannya. Maaf, ya?! Gayanya ABG plus pria “Play Boy” begitu, deh!!! Saya jadi gatal dan gemas melihatnya. Tidak bisa menahan tawa. Hahaha….

Begitu juga saat saya melihat seorang perempuan muda yang lewat di hadapan saya. Maaf dulu nih sebelumnya, ini pendapat saya saja. Dia mengenakan kerudung tetapi baju dan celana yang dipakainya, kok, ketat sekali. Memang, sih, luarnya pakai sackdress lagi. Sackdress yang sepantasnya digunakan untuk musim panas. Sangat terbuka soalnya. Hanya saja, saya merasa janggal saja melihatnya. Saya jadi berpikir apa ada hubungannya dengan “Disorientasi Moral”! Semoga saja tidak!!!

Satu kenyataan yang tidak bisa dihindari adalah bahwa memang kita semua memiliki ketertarikan seksual secara fisik. Begitu juga dengan memiliki daya tarik seksual secara fisik. Di lain sisi, pria memiliki persepsi tersendiri terhadap apa yang menurutnya menarik dan menjadi daya tarik. Begitu juga dengan perempuan. Sadar atau tidak sadar, diakui atau tidak diakui, begitulah faktanya.

Apa ada yang mau dibilang jelek?! Kalaupun ada, pasti sebenarnya sedih juga. Apa ada yang mau dibilang tidak menarik?! Kalaupun ada, sebetulnya tetap memiliki usaha untuk bisa menarik. Dengan penampilan yang diakui se-cuek, seacuh, serapat, sesederhana mungkin pun sebetulnya itu adalah bagian dari usaha juga. Memang alaminya begitu. Makanya juga jangan heran bila kemudian sudah berdandan seperti itu masih tetap banyak yang suka. Namanya juga daya tarik seksual.

Daya tarik seksual secara fisik juga tidak hanya dari cara berdandan dan bentuk tubuh saja. Cara berjalan, cara memandang, cara bicara, pokoknya semua yang berhubungan dengan aktifitas yang dilakukan oleh fisik bisa menjadi daya tarik dan juga menarik secara seksual. Desahan saja bisa sangat mengundang, kok?! “Suara saya seksi nggak, bang?!” Hahaha….

Ini belum termasuk hasil karya dan buah pikir, ya!!! Wah, bisa tambah panjang lagi ceritanya!!!

Kembali ke bapak-bapak tadi. Saya melihatnya sebagai sebagian pria yang menggunakan penampilan untuk bisa mengukuhkan eksistensinya sebagai “Pria muda yang jantan”. Umur boleh tua, tapi harus tetap muda. Masih menarik dan masih mampu mengalahkan yang lebih muda. Masih kuat, hebat, dan tangguh juga di atas ranjang. Plus, masih mampu untuk “menafkahi”. Kalung dan gelang emas dicopot pun masih bisa dipakai kalau hanya untuk motor, sih?! Hehehe….

Perempuan tadi lain lagi. Saya melihatnya sebagai seorang perempuan yang berusaha untuk mengikuti apa yang diyakininya namun tetap juga ingin mengukuhkan dirinya sebagai “Perempuan yang menggairahkan”. Semuanya boleh tertutup rapat, tetapi tidak berarti tidak boleh dilirik, kan?! Pasti adalah keinginan untuk ditaksir. Namanya juga masih muda. Ingin, dong, mendapatkan pasangan. Yang tua saja boleh, masa yang muda nggak boleh?!

Daya tarik seksual secara fisik juga tidak hanya dari cara berdandan dan bentuk tubuh saja. Cara berjalan, cara memandang, cara bicara, pokoknya semua yang berhubungan dengan aktifitas yang dilakukan oleh fisik bisa menjadi daya tarik dan juga menarik secara seksual. Desahan saja bisa sangat mengundang, kok?! “Suara saya seksi nggak, sayang?!” Hahaha….

Wajarlah kalau menurut saya pria ingin dibilang jantan karena memang itu adalah yang dibutuhkan oleh perempuan. Pria jantan yang tangguh, yang mampu membuahinya. Wajar juga menurut saya wanita ingin dibilang menarik karena memang itulah yang menarik pria. Perempuan menarik yang mengundang dan mampu memberikannya keturunan. Klop, kan?!

Satu hal saja yang ingin saya ingatkan di sini, yaitu selalulah untuk menjadi diri sendiri. Kenapa?! Karena menjadi diri sendiri jauh lebih menarik dibandingkan dengan “berpura-pura menjadi”. Sama sekali tidak enak untuk dilihat dan menjadi tidak menarik. Kalaupun ada yang tertarik, biasanya hanya untuk sementara saja dan atau merasa tertipu di kemudian hari. Ini sering menyebabkan masalah.

Tidak perlu juga untuk mencoba mengubah seseorang untuk menjadi diri kita, karena setiap orang memiliki keunikannya masing-masing. Hormatilah orang lain bila ingin dihormati. Memberikan masukan boleh, tetapi sebaiknya berkaca dulu pada diri sendiri, ya. Apakah apa yang telah diucapkan sesuai dengan yang dilakukan?!

Ingatlah selalu, kebohongan akan terkuak pada saatnya nanti. Begitu juga dengan kepura-puraan. Sampai seberapa lama bisa menutupinya?! Seberapa tahan topeng bisa terus dipakai?! Apakah harus sampai dibongkar dan dibuka oleh yang lain?! Kalau memang ingin dibilang jantan, ya, bersikap jantanlah!!! Kalau memang ingin dibilang menarik, ya, jadilah diri sendiri!!!

Semoga bermanfaat!!!

Salam,

Mariska Lubis

2 April 2010

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Cinta, Mimpi and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to “Pria Jantan” Vs “Perempuan Menggairahkan”

  1. Bagus banget, ijin share kutipannya ya? buat temenku heheh….

    Ingatlah selalu, kebohongan akan terkuak pada saatnya nanti. Begitu juga dengan kepura-puraan. Sampai seberapa lama bisa menutupinya?! Seberapa tahan topeng bisa terus dipakai?! Apakah harus sampai dibongkar dan dibuka oleh yang lain?! Kalau memang ingin dibilang jantan, ya, bersikap jantanlah!!! Kalau memang ingin dibilang menarik, ya, jadilah diri sendiri!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s