Jurus Ampuh Perempuan Pemburu Cinta

Illustrasi: onlinecollegemoms.com

Perempuan seringkali dianggap sebagai manusia yang lemah dan tak berdaya padahal perempuan adalah makhluk ciptaan Tuhan yang sangat perkasa. Persepsi atas lemah dan tak berdaya inilah pada akhirnya yang sering dimanfaatkan oleh perempuan. Biar bagaimanapun, perempuan juga memiliki nafsu, hasrat dan juga ambisi.

Saya sudah pernah menulis tentang Jurus Ampuh Pria Petualang Cinta dan agar adil serta seimbang, maka saya menuliskan juga bagaimana perempuan pemburu cinta menggunakan jurus-jurus ampuhnya untuk mengelabui semua. Tentunya untuk memenuhi apa yang diinginkan dan dibutuhkannya meski menggunakan kata “cinta” sebagai alasan. Padahal nafsu doang, tuh!!! Nggak mau jujur saja!!! Malu, ya, kalau bercermin?!

Sebenarnya saya malu untuk cerita ini semua karena saya biar bagaimanapun juga seorang perempuan. Namun apa yang sudah saya perkirakan sejak lama akhirnya terjadi juga. Sudah waktunya saya “Menelanjangi Perempuan”. Ledakan dari akibat kebohongan dan ketidakjujuran serta pemutarbalikkan fakta dan banyaknya pembenaran tentang masalah gender akhirnya mencuat juga. Perempuan pun pada akhirnya menjadi pemburu cinta dan bahkan sekarang ini sedang trend.

Modusnya selalu sama hanya variasinya saja yang sedikit berbeda-beda. Sudah terlalu banyak pria yang menjadi korban bahkan yang sama sekali tidak berbuat apa pun juga. Apalagi dengan tuduhan dan tudingan miring yang seolah memang benar sehingga merusak karier dan juga rumah tangga. Sungguh sudah terlalu amat sangat mengerikan. Kemunafikan telah merusak semuanya dan menggiring kita menjadi manusia yang penuh dengan dusta.

Sebagian besar pelaku justru perempuan yang yakin sekali dengan kehebatan dan kemampuan dirinya. Cantik, menarik, pintar dan mandiri. Memiliki “nilai” yang baik di mata keluarga dan masyarakat karena penampilannya menonjolkan sisi demikian. Meski mengaku tidak untuk mengundang, menarik perhatian, atau menggoda, tetapi disadari tidak disadari, diakui tidak diakui telah melakukannya. Mana ada perempuan yang mau dibilang jelek?! Tapi hanya sedikit perempuan yang berani mengakuinya dengan jujur. Hehehe….

Juruh ampuh pertama yang paling jitu dan sering dilakukan oleh perempuan pemburu cinta adalah dengan menjadi seorang “Drama Queen” dan akting seolah-olah adalah korban.  Menjual duka dan air mata untuk mendapatkan apa yang diinginkan karena tahu pasti bahwa pria mudah luluh oleh derai air mata dan kesedihan seorang perempuan. Naluri pria untuk melindungi, membantu, dan menolong dimanfaatkan untuk memenuhi semua ambisinya.

“Suami saya orangnya begitu. Selama ini saya yang menghidupi keluarga karena dia tidak bisa memberikan penghasilan yang cukup untuk semua. Dia juga sangat posesif dan pencemburu sehingga saya tidak bisa leluasa bergerak, sementara tahu sendiri. Kalau saya tidak layani di atas tempat tidur, dia bisa marah. Sebagai istri yang baik, tentunya nggak tega juga. Padahal saya sudah tidak lagi punya rasa cinta. Saya sudah capek dengannya. ”

Duuuhhh!!! Sebegitunya!!!  Tapi masih enak, kan, berhubungan seks dengan suami?! Kalau nggak enak, mana mungkin masih mau dan minta?! Bilang saja doyan dan butuh, nggak usah banyak alasan!

Bila sekilas, sangatlah mudah untuk bisa merasa iba, kasihan, dan lalu membantunya dengan memberikan perhatian. Itu semua memang yang diinginkannya. Pikirkan saja baik-baik, apa sebenarnya yang terjadi?! Benarlah dia memiliki masalah dengan suaminya atau sengaja dibuat tampak demikian untuk dijadikan alasan pembenaran?! Berapa banyak perempuan yang berdusta mengaku telah dilecehkan dan menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga hanya untuk menutupi kesalahan karena telah berselingkuh?! Bagi pengacara dan aparat hukum tentunya sudah biasa, ya, dengan kasus ini.

Perempuan memang suka bicara lebih dari yang sebanarnya tidak pernah ada dan tidak pernah terjadi. Itu semua menjadi sebuah kebiasaan buruk akibat ketatnya persaingan di antara perempuan. Pura-pura saja bilang tidak suka dipuja-puji dan dikelilingi serta ditaksir banyak pria, padahal, sih, itu ambisinya. Menjadi yang “ter” itu adalah yang diinginkan.

Segala cara bisa dilakukan perempuan untuk mendapatkan “ranking” dan posisi tertinggi dan jurus ampuh perempuan pemburu cinta adalah dengan menjatuhkan yang lain terutama pesaingnya. Berkata yang buruk dan menyebarkan gosip seolah peduli dan kasihan padahal untuk menunjukkan diri “Nih, saya lebih hebat dari dia, lho!”. Ampun!!!

Jurus ampuh perempuan pemburu cinta yang berikutnya adalah dengan tampil seperti yang diinginkan oleh kebanyakan pria. Jika yang berpenampilan heboh, berani, dan terbuka, mereka sudah tahu apa resikonya, sehingga tidak perlu dibahas. Yang paling mengerikan justru dengan yang berpenampilan “baik”, “alim”, dan “sholeh”, juga seolah memang cerdas, lembut, dan penuh pengertian. Coba saja perhatikan alasan yang diberikan, pasti banyak dan segudang. Hebat banget, sih!!!

Jangan aneh bila pria terpikat apalagi dibuat merasa seolah sudah menjadi segalanya bagi perempuan itu. Pria dengan chauvinismenya memiliki kebanggaan tersendiri bila sudah dianggap “paling” sehingga mudah sekali untuk dimanfaatkan. Lagipula, banyak pria yang merasa sudah hebat bila perempuan sudah “menyerahkan diri” begitu saja untuk melakukan hubungan seks baik memang lewat persetubuhan langsung ataupun sekedar chat/phone sex. Apalagi kalau sampai dikirim foto-foto bugil dan tidak senonoh ya?! Hehehe….

Banyak juga pria yang merasa sudah “ditolong” secara financial dan banyak lainnya sehingga semakin terjerat.  Pikirkan saja, perempuan itu saja sudah bisa merendahkan suaminya karena urusan uang, sekarang, apa benar uang dan semua pemberian itu memang benar sebuah cinta dan ketulusan?! “Tante bayar tante senang, dong!”. Hahaha…

Jangan terkejut kalau kemudian mereka marah bila tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan. Apalagi kalau para perempuan  tidak sadar telah mencoba menjerumuskan pria petualang cinta an pria penuh cinta, pasti akan terjadi kehebohan. Yang diburu bukan cinta soalnya, karena mereka tidak juga mau merasakan cinta.  Mereka hanya mau “bernafsu” saja, kok!!! Kalau nafsunya tidak kesampaian, ngamuklah!

Perempuan yang sakit hati dan marah, mulutnya bisa jauh lebih mematikan dari pisau belati dan pedang. Apa yang benar dan salah sudah pasti terbolak balik dan apa yang menjadi fakta dan kenyataan tidak lagi mau dilihat. Yang ada hanya pembenaran dan pembenaran.  Hati-hati , ya!!! Jangan sampai saya terus mendengar cerita yang sama terus menerus meski dari pria dan perempuan yang berbeda-beda.

Sudah, ah! Saya harus siap-siap dimaki dan dimarahi  perempuan pemburu cinta nih! Nggak apa-apa!!! Ngamuk saja, ya!!! Jangan berhenti !!!  Di belakang di depan sama saja, silahkan pilih.  Pakai sejuta alasan dan pembenaran pun boleh. Kebenaran itu mutlak, kok! Begitu juga dengan cinta yang sesungguhnya. Semakin mengamuk semakin jelas apa dan siapa diri yang sebenarnya. Hehehe….

Wahai perempuan pemburu cinta!!! Bercermin kenapa?! Malu, dong!!! Jadilah perempuan sejati yang memiliki rasa percaya diri, kenal dan tahu apa dan siapa diri, dan jujurlah. Kemunafikan hanya akan membuat susah diri dan membuat rusak yang lainnya. Jangan harap bisa mengubah yang lain bila masih sombong dan tinggi hati kecuali memang benar ingin terus merusak bangsa dan Negara ini serta menghentikan evolusi dan peradaban. Oke, deh!!!

Salam hangat selalu,

Mariska Lubis

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Cinta, Fakta & Kenyataan, Mimpi and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Jurus Ampuh Perempuan Pemburu Cinta

  1. edysatarigan says:

    Bagus, benar sekali… Selama nafsu yg selalu didahuli maka ada ngkaramurka di sana…
    Salam damai dalam cinta selalu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s