Atas Nama Cinta, Saya Hamil dan Dia Dipenjara

Sepasang kekasih sedang dimabuk cinta. Hari-hari mereka diisi penuh dengan cinta dan kasih sayang serta kehangatan dekapan mesra dan cumbu rayu. Sementara restu dari orang tua tak juga kunjung datang. Sampai kemudian sang perempuan pun hamil.

Di tengah-tengah kebingungan atas kehamilannya, bencana kemudian terjadi. Sang pria dituduh melakukan sebuah kejahatan kriminal dan harus masuk ke dalam penjara. Bahkan berita tentang masuknya sang pria ini merebak ke mana-mana. Orang yang menuduhnya melakukan kriminal membuat tulisan yang disebarkan ke mana-mana. Padahal dia adalah seorang panutan yang sebenarnya tidak pantas untuk melakukannya. Belum tentu juga semua tuduhan itu benar, kan? Belum terbukti di pengadilan. Belum juga ada keputusan.  Beraaaaatttt sekali!!!

Mereka memutuskan untuk tetap mempertahankan sang jabang bayi. Pengakuan kepada orang tua pun kemudian dilakukan. Marah? Pasti!!! Tetapi kemudian orang tua bisa menerima semua itu dengan ketulusan hati. Kenapa? Karena keberanian mereka berdua menghadapi semua ini. Kehamilan yang awalnya disebut sebagai musibah, kemudian berubah menjadi sebuah berkah. Sang pria dengan berani menjelaskan apa yang membuat semua ini menjadi berkah.

Hanya saja permasalahan baru pun timbul. Bagaimana bisa melakukan pernikahan bila sang pria ada di dalam penjara? Satu hal lagi yang menjadi masalah. Mereka berdua memiliki keyakinan yang berbeda. Ya, Tuhan!!! Sepertinya tidak habis-habis masalah mereka, ya?! Saya sendiri yang mendengarkan dan menyaksikan sendiri semua ini merasa sangat tidak berdaya. Namun ada satu hal yang menarik perhatian saya, yaitu kekuatan cinta yang mereka miliki sehingga mereka yakin sekali bahwa semua masalah dapat diselesaikan dengan baik.

Ingin tahu percakapan cinta antara mereka? Semuanya lewat SMS, karena mereka memang tidak bisa bertemu. Sang perempuan berada di Kota Kembang. Sang pria sedang mendekam di sebuah penjara di Surabaya.

Sang perempuan: “Saya lebih suka berada dekat denganmu, tetapi kita sepertinya “terhenti” dengan keberadaan kita. Sangat berat. Hubungan jarak jauh ini membunuh saya.”

Sang pria: “Jarak mungkin memisahkan kita tetapi yang paling penting adalah cinta mempersatukan kita. Dan itu jauh lebih penting dari yang lainnya.”

Sang perempuan: “Mudah bagimu tetapi tidak untuk saya. Saya sangat kecanduan sentuhanmu, cintamu, dan perhatianmu.”

Sang pria: “Kamu masih ingat bahwa pada suatu saat yang lalu saya pernah bilang bahwa saya mencintaimu dan itu adalah benar adanya? Dan saya pun masih sangat mencintaimu dan ini juga benar adanya. Dengan mengetahui kebenaran ini menghasilkan keindahan cinta yang kita miliki serta yang mempersatukan kita sebagai sepasang kekasih, suami dan istri, ibu dan ayah.”

Waduuuhhhh!!! Saya benar-benar terenyuh membaca SMS mereka. Menurut saya, ini sangat luar biasa. Kekuatan cinta memang bisa mengalahkan segalanya, ya?! Bayangkan saja apa yang akan kita lakukan bila semua ini terjadi pada kita? Apakah cinta yang kita miliki bisa mengalahkan semuanya?!

Cerita cinta ini jauh berbeda dengan kisah cinta Romeo dan Juliet yang berakhir duka. Kisah ini adalah sebuah gambaran nyata bahwa tidak ada yang tidak mungkin bila ketulusan akan cinta itu ada dan benar adanya. Cinta  memang bisa memberikan sebuah kekuatan tersendiri sehingga memang bencana dan musibah bisa menjadi sebuah berkah. Pandangan positif dan jauh ke depan pun bisa dengan mudahnya  terlihat. Semua duri kepahitan dan kesedihan bisa berganti dengan suka dan gelak tawa. Segalanya akan berakhir dengan indah pada waktunya nanti.

Perjalanan mereka masih panjang. Masih banyak lagi lika liku serta kerikil tajam yang harus mereka lalui. Namun saya sangat yakin bahwa semua ini akan segera berakhir. Sebentar lagi akan ada seorang bayi mungil yang hadir di antara mereka. Seorang bayi buah cinta kasih yang akan mempererat lagi hubungan antara mereka berdua. Kebahagiaan akan segera menyelimuti mereka berdua.

Sengaja saya sampaikan kisah ini lewat tulisan. Sebagai penghargaan saya kepada mereka berdua. Juga sebagai contoh bagi semua bahwa tidak ada yang tidak mungkin bila cinta yang murni itu apa adanya. Cinta memang indah. Cinta jugalah yang membuat semuanya menjadi sangat indah.

Semoga bisa memberikan banyak manfaat!!!

Salam hangat selalu,

Mariska Lubis

 

16 Januari 2010

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Cinta, Mimpi, Pendidikan Sosial and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Atas Nama Cinta, Saya Hamil dan Dia Dipenjara

  1. ArifinBasyir says:

    atas nama cinta, saya hamil dia masuk penjara.
    atas nama cinta, sedikit bicara banyak bekerja.
    atas nama cinta, sedikit kerja sambil meraba-raba
    atas nama cinta, enak kepenak membuat anak.
    atas nama cinta, mau enak nggak mau anak
    atas nama cinta, seperti berkendara dapat celaka
    atas nama cinta, celaka berkendara penyok kendaraannya
    atas nama cinta, celaka selaput dara buncit perut sang dara
    atas nama cinta, hancur masa depan tak mengapa
    atas nama cinta, maunya semua terlaksana
    atas nama cinta, yang penting enjoy aja……………………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s