Bercinta dan Mendesah Bersama Hijau

"Hijau itu Merah" - Syamasinar Illustrasi: grandspammer.deviantart.com

Merah itu cinta namun hijau itu sangat sensual. Hijau menari dan melambai ditiup angin. Desahannya sangat menggoda. Membuat diri ingin segera disentuh dan menyentuh. Ooohhhh!!!

Satu malam di sebuah tempat. Seorang perempuan berjalan menuju sungai. Melewati sawah dan rumpun bambu. Kolam teratai dan bunga kamboja kuning. Ditemani obor dan seorang penunjuk jalan. Diiringi alunan merdu si jangkrik malam.

Angin bertiup tanpa sengaja. Menggoda hijau untuk menari bersama. Menarikan tarian cinta berdua bersama. Aaahhhhhh!!! Perempuan itu tergoda untuk turut serta bercinta. Meresapi setiap sentuhan angin yang menyapa. Membiarkan hijau mengoyak baju dan menggerayangi tubuhnya.

Desahan terus berlanjut hingga perempuan itu tiba di atas tebing sungai. Merebahkan tubuh di atas hijau. Gemercik suara air menambah besar hasrat dan keinginan. Petikan gitar dari sungai yang sangat merdu menjadikannya hanyut dan sangat hanyut. Basah oleh desahan. Tak kuasa untuk meredam semua rasa. Dia pun mendesah dengan sangat kuatnya. Yeessssss!!!

Mata-mata yang lain dari balik serumput hijau dan kegelapan lalu memandang. Menatap perempuan itu dengan pandangan penuh tanda tanya. “Quiet, please!!!” Hahaha….

Perempuan itu tidak akan pernah melupakan saat dan waktu itu. Bercinta dan mendesah bersama hijau sungguh sangat sensasional. Tidak ada yang bisa melepaskan hijau darinya. Hijau menjadi bagian dalam hidupnya. Selamanya hijau akan selalu menemani dan ditemani. Bersama bercinta dan bercinta selalu.

Marilah kita semua bersama-sama merasakan kenikmatan bercinta dengan hijau. Bersama kita mendesah bersama hijau. Jadikan hijau sebuah cinta. Cinta hijau yang abadi selamanya.

Salam hangat selalu,

Mariska Lubis

10 Maret 2010

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Cinta, Jiwa Merdeka and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s