Sebuah Pilihan: Tanah Air atau Istri Tercinta?

Seorang pria berkeluh kesah dan mendesah dalam nafas yang sangat panjang dan dalam. Tidak bisa mengambil keputusan. Keinginan dan rasa takut saling bertentangan. Apa yang harus dilakukannya?!

Pria ini ingin sekali bisa kembali pulang ke tanah air. Memulai kehidupan yang baru dengan mengelola usaha yang telah dirintisnya. Besar harapannya semua yang telah dilakukan ini bisa memberikan hasil. Apalagi bila memang dilakukan dengan baik dan benar serta dengan sungguh-sungguh.

Keinginannya ini mendapat pertentangan dari istri tercinta yang dinikahinya setahun yang lalu. Sang istri yang pada awalnya tidak ingin pergi ke luar negeri bersamanya, justru kini tidak ingin pulang kembali ke tanah air. Dia merasa takut dan tidak nyaman dengan keadaan negerinya sendiri, meskipun suaminya tidak lagi betah di sana.

Pria yang sedang kebingunan ini pun menjadi serba salah. Dia ingin sekali mewujudkan apa yang merupakan mimpinya selama ini. Namun di lain sisi, dia juga tidak ingin kehilangan istri yang dicintainya. Dalam bingung dan kalut, dia pun bertanya. “Apa yang sebaiknya saya lakukan?”

Susah juga menjawab pertanyaannya mengingat saya memiliki idealisme tersendiri dalam hal tanah air. Bagi saya, susah atau sulit, pulang ke tanah air adalah keputusan yang sangat mutlak. Saya justru merasa tidak nyaman berada di dalam zona nyaman sementara saudara-saudara saya sendiri tidak merasakan hal yang sama. Makanya, saya waktu itu memutuskan untuk tetap pulang meskipun saya bisa hidup enak secara materi di sana. Tapi, ya, ini saya. Ini pilihan saya. Setiap orang pasti memiliki pandangan yang berbeda-beda. Belum tentu pilihan saya baik dan benar juga untuk semua orang begitu pun sebaliknya.

Tidak bisa dipungkiri bahwa negara kita memang sedang dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Situasi dan keadaan politik yang tidak menentu, juga keadaan ekonomi yang sedang serba sulit membuat semuanya menjadi tidak enak. Semuanya susah. Susah banget malah!!! Iya, kan?! Namun menurut saya, harapan itu selalu ada. Tidak ada yang tidak mungkin bila memang mau bekerja keras dan selalu berusaha sepenuh hati. Apapun bisa tercapai bila memang kita benar-benar menginginkannya.

Bila memang memiliki peluang dan kesempatan untuk berusaha, justru menurut, saya, sekarang ini adalah waktu yang paling enak. Saat di mana hanya ada sedikit yang mampu untuk bisa melakukan sesuatu yang baru dan juga mempertahankan yang ada, memberikan peluang besar bagi yang mampu. Penuh tantangan, sih. Harus pintar-pintar mencari celah dalam kesempitan juga. Tapi, saya tidak usah membahasnya, ya!!! Nanti malah yang dibahas urusan ekonomi. Malah jadi nggak jelas!!!

Dalam hal ini saya hanya ingin mengingatkan saja bahwa segala keputusan yang diambil sebaiknya merupakan keputusan bersama. Apapun keputusan itu. Baik pulang ke tanah air ataupun tetap tinggal di sana. Segala sesuatunya harus benar-benar jelas di sini. Keputusan yang diambil juga harus benar-benar merupakan sebuah keputusan yang mantap. Tidak boleh labil atau setengah-setengah. Komitmen dan tanggungjawab atas apapun keputusan itu harus dilakukan bersama juga. Tidak boleh tidak. Jangan sampai nanti di kemudian hari, bila sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, saling tuding dan saling tuduh pun terjadi. Ini akan merusak hubungan rumah tangga itu sendiri.

Jadi, ngobrol ya!!! Bila sulit untuk memulainya, cobalah untuk sama-sama membuat “daftar kenapa“. Anda membuat daftar kenapa ingin pulang ke Indonesia dan istri membuat daftar kenapa ingin tetap tinggal di sana. Setelah itu, tukar daftarnya untuk kemudian dipikirkan. Setelah itu, diskusikanlah semua yang ada dalam kedua daftar itu. Ingat, ya, harus pakai kepala dingin!!! Jangan sampai ada marah di sini!!! Sama-sama harus mau berjiwa besar dan berbesar hati bila ingin mengambil keputusan yang paling baik dan paling tepat untuk berdua.

Ingatlah selalu juga bahwa cinta terlalu indah untuk dikorbankan. Cinta adalah sumber kekuatan. Jadikanlah cinta kekuatan bagi kalian berdua untuk bisa menghadapi segala sesuatunya dengan baik. Kekuatan cinta bisa mengalahkan segalanya dan bahkan juga rasa takut itu. Bila memang benar-benar cinta dan itu adalah cinta yang sesungguhnya, tidak perlu ada syarat apapun juga. Cinta adalah cinta. Cinta itu selalu ada dan ada selalu bila kita memang membuatnya selalu ada dan ada selalu.

Semoga tulisan saya ini bisa menjawab pertanyaanmu, ya!!!

Selamat berjuang dan semoga bermanfaat!!!

Salam hangat penuh cinta selalu,

Mariska Lubis

27 Maret 2010

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Cinta, Mimpi and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s