Selalu Cinta dan Rindu Selalu

Ingin sekali rasanya bisa melepaskan diri dari segala rindu yang ada, namun sepertinya sulit, ya?! Bila diri sudah diliputi dan diselimuti rindu, semua yang ada menjadi rindu dan rindu. Semakin berusaha melepaskan diri, justru semakin terasa semua kerinduan itu. Aduh!!! Bagaimana, dong?! Saya tuliskan sajalah semua kerinduan ini, ya!!! Daripada rindu berdua saja mendingan rame-rame, deh!!!

Ada yang sangat dicintai dan sangat dirindukan. Selalu ada dan ada selalu. Senantiasa berdiam di dalam hati. Tidak akan pernah hilang ataupun terhapuskan. Cinta yang selalu dicinta dan selalu dirindukan.

“Saya rindu. Teramat amat sangat rindu.”

Sering sesak rasanya hati ini bila sedang merindukannya dan sesak itu tak pernah juga berakhir. Selalu saja merindukannya. Tidak pernah ada berhenti untuk merindukannya. Meskipun dalam pertemuan sekalipun, tetap saja  rindu itu ada. Persis seperti yang pernah diucapkan oleh seseorang yang sangat dicintai juga, bahwa cinta menutup semua pori-pori dan celah yang ada di dalam hati, tubuh, dan pikiran.

“Kita terlilit tali rindu yang menari-nari di kamar cinta hati.

Merasakan cinta dan kerinduannya. Semua yang terasa juga dirasakannya. Sulit untuk bisa diuraikan dan dijelaskan, namun itulah yang dirasakan. Sulit sebetulnya untuk menuliskan ini semua., namun kata-kata tak pernah habis untuk terurai.

“…dan meski aku mati aku ingin terus hidup dalam nafas cintamu. Setiap ucapanmu akan namaku aku akan menjadi angin yang menyapamu, cinta….”

Entahlah, apa mungkin ini yang disebut dengan cinta sejati?! Sebuah cinta yang abadi dan tidak akan pernah terhapuskan oleh waktu. Cinta yang selamanya akan selalu ada dan ada selalu.

“Itulah takdir kita, yang dulu hanya bisa kurasakan tapi tidak punya nama, yang dulu pernah kutulis nama tapi terhapus oleh lautan yang cemburu.”

Dua buah lagu diputarkan oleh sahabat  tersayang, Inge, berjudul “Somewhere In Time dan sebuah kisah tentang jatuh cinta “Rismanaceh Jatuh Cinta” Lagu yang selalu diputar saat sedang teramat sangat merindukannya dan saat sedang jauh dari yang dirindukan. Terima kasih, ya, dear!!!

Sering bertanya dalam hati, mengapa dan untuk apa cinta ini ada. Untuk apa semua kerinduan itu ada?! Apakah untuk mengisi kekosongan diri?! Menghapuskan semua rasa sepi dan sendiri?! Untuk apa?!

“Aku mohon dengan sangat cintailah aku dan biarkan aku bersemanyam di hatimu dan begitu pula izinkan aku menempatkan dirimu di hatiku. Aku sangat butuh itu, sangat butuh itu apalagi setelah tahu kamu adalah jodoh jiwaku.

Aku butuh itu bukan untuk kekuatan menulis atau pun hidup. tidak sama sekali. Aku butuh itu karena aku sangat ingin merasakan keindahan cinta yang selama ini aku cari dalam pengembaraan jiwaku. Bertahun-tahun aku melihat langit, melihat gunung yang diam, melihat gelombang, dan memahami bahasa pasir untuk mencari makna cinta dan membiarkannya tumbuh di dalam hatiku.”

Segala cinta dan rindu itu ada untuk mewujudkan segala mimpi menjadi nyata. Sebuah cinta dan juga rindu yang menjadi anugerah untuk dirasakan dan dinikmati. Diwujudkan dalam sebentuk persembahan terindah untuk yang memberikan itu semua. Sebagai rasa terima kasih atas segala yang telah diberikan-Nya.

“Itulah tujuanku cinta. secara pribadi dan hati aku ingin menjadikan cinta kita sebagai wujud ekspresi dalam menghargai sang cinta abadi.”

Berdua bersama menjalin cinta dan kasih sayang. Saling mengisi dan saling memberi. Menyatukan hati dengan cinta dan kasih sayang. Memenuhi diri dengan cinta dan juga rindu. Menghadapi segala yang harus dihadapi. Berdua bersama mewujudkan mimpi.

“Memang ada banyak cobaan dalam perjalanan tapi setelah bertemu dirimu yang membuat aku tergetar dan setelah dikau ungkapkan semua tanda aku bagai melupakan semua jumlah waktu yang aku lalui. aku yakin sudah mendapatkannya dan itulah hatimu. Dan hanya itu yang aku ingin ‘kan mencintai dan dicintai dirimu sambil aku berzikir tentang gerak hidup.”

“Seperti katamu, aku manusia yang terus dikepung oleh cinta dan dengan belajar darimu aku bisa mendayagunakan kepungan itu dan mengubahnya menjadi lautan kasih sayang untuk dan antar sesama. Sama sekali aku tidak bermaksud meneguk gairah di lingkaran cinta yang ada walau aku akui aku hanya manusia biasa yang kuat di satu hal lemah di lain hal. Tapi aku punya satu jiwa yang siap ditegur, siap diingatkan jika aku sedang tidak bisa bergerak dala jaring cinta yang ada, dan itu adalah dirimu karena dirimu adalah hati kananku, hati cintaku, suara hatiku.”

Tertawa bahagia bersama meski terkadang ada duka, luka, dan juga tangis.

Hahahhahahhhaaaa…. Duh selalu penuh tawa dengan kekasihku ini.”

Kebahagiaan senantiasa selalu yang diraih untuk berdua bersama dan juga untuk semua.

“Pasti cinta, cinta kita adalah kebahagiaan dan karena itu hanya terpancar kebahagiaan.”

Biarlah semua mengalir apa adanya, ya!!! Semoga Tuhan selalu menjaga dan merestui cinta ini. Amin.

Sudah, ah!!! Nggak kuat meneruskannya lagi. Ini sekedar berbagi saja untuk semua. Biar kita semua selalu ingat dengan cinta dan rindu. Agar semua juga selalu penuh dengan cinta dan rindu. Kami memang selalu ingin cinta dan rindu itu selalu ada dan ada selalu. Kami ingin semua selalu bisa merasakannya. Kita semua sangat membutuhkannya. Negara kita tercinta ini sangat membutuhkan cinta dan rindu kita, sebagaimana dia pun sudah memberikan segala cinta tanpa syaratnya kepada kita semua. Dia pun merindukan cinta kita semua.

Selamat bercinta dan merindukan!!!

Semoga bermanfaat!!!

Salam hangat penuh cinta selalu,

Mariska Lubis dan Risman A. Rachman

15 Mei 2010

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Cinta, Mimpi and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Selalu Cinta dan Rindu Selalu

  1. edysatarigan says:

    Selalu indah untuk cintamu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s