Keindahan Seraut Wajah

Illustrasi: xholdme-tightx91.xanga.com

Wajah selalu nampak keindahannya saat berada di bawah sinar rembulan. Misteri yang alami dari semburat cahaya dan kegelapan yang berbaur memberikan nuansa romantis yang sungguh luar biasa. Memandanginya pada saat itu, membuat diri disesaki oleh berbagai rasa yang ada di dalam hati. Meskipun di dalam gelap, selalu ada setitik cahaya yang memberikan terang.

Di atas sebuah dipan, dia merebahkan tubuhnya dengan mata terpejam. Dikelilingi oleh hembusan angin yang terus bertiup, di antara pepohonan dan pemandangan lembah serta bukit yang indah. Bulan ada di ujung sebelah sana bersama para bintang yang tak henti berkelip. Tak pernah bosan menatap wajahnya lama-lama. Dia yang sudah membuat diri jatuh cinta dan terus ingin bersamanya.

“Biarlah apa yang dirasakan ini terus ada di dalam diri. Dia sangat indah. Bersamanya, semuanya selalu terasa indah. Saya sangat mencintainya.”

Perjalanan di dalam kehidupan telah mengajarkan betapa sesungguhnya tidak mudah untuk bisa benar merasakan cinta. Ada banyak sekali ambisi, nafsu, serta keinginan yang meliputi diri sehingga tidak bisa membedakan mana cinta dan mana yang bukan. Keterpesonaan sesaat serta ingatan dan juga mimpi-mimpi telah membuai diri sehingga lupa atas apa yang sesungguhnya ada di dalam diri. Dusta dan pemungkiran atas apa yang sebenarnya telah membuat diri menjadi tidak bahagia.

Banyak kisah dan cerita yang membuat air mata terus menetes dengan penuh penyesalan. Menyakiti dan disakiti telah membuat diri menjadi kian tenggelam dan tidak mampu untuk memiliki kehidupan. Ketakutan karena merasa seolah bahwa tidak pernah layak mendapatkan kebahagiaan, menjadikan diri terus diliputi duka yang berkepanjangan.

Beruntunglah diri ini telah diberkahi anugerah pelajaran yang sangat berharga. Diberikan juga anugerah seseorang yang penuh dengan cinta, yang mengajarkan banyak hal untuk bisa menjadi seseorang yang kuat dan mampu untuk berdiri. Dia adalah matahari yang selalu bersinar meski di dalam gelap dan selalu memberikan terang pada gelap. Senyum tak pernah bisa lepas setiap kali mengingat tentang dirinya.

“Dirimu sungguh indah dan luar biasa. Meskipun banyak yang tidak menyadarinya, cintamu sangat dibutuhkan oleh semua, bukan hanya oleh diri ini. Saya ingin mereka semua mendapatkan cintamu. Cinta yang sesungguhnya dan penuh dengan ketulusan.”

Benar apa yang dikatakan oleh para pujangga dan pemikir di masa lalu bahwa dengan jatuh cinta maka semuanya akan terasa sangat indah. Tidak ada yang namanya kesedihan karena pahit dan dukanya hanyalah bagian dari proses perjalanan yang selalu membawa pada kebahagiaan. Berbeda dengan nafsu, ambisi, dan ataupun keinginan serta kebutuhan semata. Keindahannya menjadi semu karena hanya akan berbuah kepedihan yang mendalam.

Baik buruknya dia adalah karena dia adalah manusia yang memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Tidak ada manusia yang sempurna dan semua itulah yang menjadikannya indah. Biarlah apa yang memang kekurangan dan buruk darinya itu dibantu agar bisa menjadi lebih baik dan apa yang menjadi kelebihannya itu terus dijaga agar bisa jauh lebih baik lagi. Diri sendiri pun memiliki banyak kekurangan dan hanya dengan bersama maka bisa saling mengisi serta membantu.

Sama seperti pada saat malam-malam menelusuri jalan yang gelap dan hanya ditemani oleh rembulan. Bahkan batang-batang dahan pepohonan itu pun sepertinya menjadi jauh lebih indah dari biasanya. Rumput-rumput liar di pinggir jalan pun kelihatan sangat eksotis. Ada sesuatu yang menyergap diri hingga tak mampu berkata. Keindahan itu menjadi sangat nampak dan gelap itu pun seolah tidak ada. Malam selalu indah untuk dipandang dan dinikmati.

Sungguh sangat disayangkan bila kegelapan itu hanya dilihat sebagai gelap yang menakutkan. Seperti tidak akan pernah lagi ada terang dan tidak akan pernah bisa melihat terang. Apa yang tampak hanyalah keburukan dan apa yang dirasakan hanyalah yang buruk dan tidak baik. Padahal semua itu berasal dari dalam diri sendiri, semua tergantung bagaimana kita mau melihat, merasakan, dan memikirkannya saja.

Lihatlah tanah air kita yang tercinta ini. Sekarang ini memang sepertinya sedang sangat gelap, tiada lagi harapan untuk bisa menjadi lebih baik. Kita menjadi lupa atas apa yang sebenarnya dan tak lagi mampu melihat segala keindahannya. Tak sedikit bahkan yang berlari menjauh, mengucilkan, dan sudah terlalu banyak yang menghina dan mencaci maki. Lebih bangga dengan yang lain daripada dengan apa yang sudah dimiliki sehingga cinta itu sudah tidak ada lagi.

Mengaku cinta dan telah berbuat untuk perbaikan pun hanyalah ambisi dan nafsu semata. Tidak dilakukan dengan penuh cinta dan ketulusan. Amarah yang sedemikian besar telah membutakan mata hati. Hasrat yang bergejolak itu pun tidak lagi bisa dikendalikan dan dikontrol, karena sudah tidak bisa melihatnya. Apa yang dilihat dan dirasakan hanyalah yang memang ingin dilihat dan dirasakan saja, tak pernah mau untuk melihat dan merasakannya dari sisi yang lain.

Kekecewaan menjadi kian memperparah karena harapan dan mimpi tidak sesuai dengan apa yang diharapkan dan diimpikan, sementara sebenarnya sadar penuh bahwa perjuangan itu sangat panjang. Dibutuhkan kesabaran dan komitmen serta kerja keras untuk bisa mewujudkan semuanya itu. Tidak perlu harus menuntut tetapi berikan saja yang terbaik yang bisa diberikan. Memaksakan diri dan memaksa yang lainnya, tidak akan pernah membuahkan keindahan.

Apapun yang terjadi, bagaimana pun juga, apapun yang dikatakan oleh yang lain, tidak akan pernah mempengaruhi dan memberi pengaruh atas keyakinan yang sudah ada. Cinta itu membutuhkan sebuah keyakinan penuh yang tidak perlu harus menggunakan berbagai alasan ataupun harus selalu dibuktikan. Dengan merasakannya saja, semuanya bisa terasa jauh lebih baik. Justru keindahannya itu jauh lebih nampak dan terasa.

Seraut wajah itu akan senantiasa tersimpan di dalam hati dan tak akan pernah hilang bahkan dalam gelap sekalipun. Misteri keindahannya tak perlu untuk diungkap karena sudah sangat nampak dan terasa.

“Dia sudah membuat cinta ini ada, sudah sepatutnyalah cinta itu dihormati dan dihargai sepenuhnya. Cinta telah memberi kekuatan agar hidup ini terus menjadi hidup dan lebih hidup lagi.”

Salam hangat penuh cinta selalu,

Mariska Lubis

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Cinta, Jiwa Merdeka and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s