Cinta Tiada Pernah Berakhir

Ada banyak cerita dan kisah tentang cinta seiring perjalanan dalam kehidupan. Ada banyak contoh dan pelajaran yang dapat dipetik bagi semua yang mau merendahkan hatinya. Mendirikan dan merasakan cinta adalah sebuah proses karena cinta tidak akan pernah berakhir.

Seorang pria berwajah tampan duduk di hadapan mata dengan penuh kharisma. Pakaiannya rapi dan dandy, tutur katanya sangat lembut menyenangkan. Usianya sudah lebih dari 70 tahun, namun terlihat jauh lebih muda. Bisa terbayang bagaimana dirinya sewaktu masih muda dahulu, tentunya banyak perempuan terpikat olehnya.

Seperti seorang perempuan cantik bertubuh semampai dengan rambutnya yang panjang terurai. Dokter gigi berasal dari tanah Batak itu pun tidak mampu memungkiri rasa saat pertama kali berjumpa. Biarpun sudah dijodohkan oleh orang tuanya, dia tetap memilih pria itu menjadi pendamping hidupnya.

Mereka berdua pun kemudian sepakat untuk mengarungi bahtera rumah tangga. Menjalani hari-hari baik suka maupun duka dengan penuh cinta. Saling mengisi, memberi, dan melayani dengan penuh cinta dan keterbukaan. Ah, mesranya!

“Kami sama-sama memiliki kesibukan masing-masing tetapi kami tetap selalu berusaha untuk saling berkomunikasi. Dia selalu memberi tahu ke mana dia pergi dan tak pernah tidak menyapa. Dari mulai kami pacaran, panggilan “yang” (dari sayang), tak pernah berubah. Bila kami berjumpa di sebuah acara, dia selalu memeluk dan mencium saya, padahal itu tidak umum dilakukan oleh kebanyakan orang pada masa kami itu.

Dia pun selalu berusaha menyiapkan makanan untuk saya. Dia pandai memasak dan tahu apa yang saya suka.  Bukan hanya itu, dia selalu menemani saya makan hingga selesai. Saya yang gemar mencuci baju sendiri dan menyetrika pun tidak pernah keberatan untuk tetap melakukannya sendiri, sehingga dia tak pernah repot.

Dia tidak bisa menghentikan kebiasaannya merokok dan minum kopi. Dia tahu saya tidak suka dengan baunya dan dia meminta ijin kepada saya untuk boleh tetap merokok dan minum kopi, tapi tidak di hadapannya. Jika dia tahu saya mau pulang ke rumah pun, dia selalu mandi dan keramas terlebih dahulu agar saya tidak terganggu oleh baunya. Jika tidak sempat, dia memilih untuk tidur di tempat tidur yang lain agar tidak mengganggu saya. Saya terkadang merasa kasihan, tetapi itulah dia.

Untuk urusan tempat tidur pun, kami sangat terbuka. Kami bisa saling berdiskusi dan bahkan tawar menawar untuk hal ini. Kami berusaha untuk bisa sama-sama melayani dan membuat senang, sehingga kami sangat menikmatinya. ”

Semua kenangan indah tentang perempuan yang menjadi istrinya itu terus melekat dalam hati dan pikiran pria itu. Sudah sepuluh tahun istrinya berpulang, tetapi tidak ada sedikit pun yang bisa hilang. Cintanya senantiasa selalu ada.

“Dia selalu meminta kepada Tuhan agar dia “pulang” duluan karena bila tidak, dia tidak tahu apa yang harus didoakannya. Dia mengganggap saya lebih tahu bagaimana berdoa  dan itu saya lakukan. Sewaktu dia meninggal, saya yang memimpin sendiri doa jenasah dan doa-doa pada saat tahlilan. Dia istri saya, biarlah saya yang melakukannya.”

Mata pria itu pun kemudian berubah menjadi lebih sayu dan terlihat banyak sekali cerita dan kata-kata di dalamnya yang ingin diungkapkan. Yang pasti, semua itu tentang kerinduan dan cinta.

“Sebelum dia meninggal, dia pernah berkata pada orang tuanya bahwa dia adalah istri yang paling berbahagia di dunia karena dia memiliki suami yang mencintainya dan tidak merepotkannya. Itu saya ingat terus. Bagi saya, dia pun istri yang terbaik sehingga tidak mungkin ada yang dapat menggantikannya.”

Rasanya saya mau meledak mendengar semua kisah dan cerita yang terurai langsung dari bibir pria itu. Hanyut dan larut dalam perasaan yang sulit dilukiskan. Sebagai perempuan, adalah menjadi mimpi sekaligus keinginan untuk dapat berpasangan dengan pria yang benar-benar mencintai. Selalu bersama hingga sepanjang hayat dan tidak ada yang tergantikan.

Kisah ini menjadi pengingat sekaligus pembelajaran, bagi saya sendiri, bagaimana seharusnya suami dan istri menempatkan diri sesuai posisi, porsi, waktu, dan tempatnya. Sesuatu yang barangkali sudah banyak dilupakan sekarang ini karena pergeseran nilai-nilai dan kebiasaan. Suami dan istri menjadi lupa karena ada “kesetaraan” yang mengatasnamakan hak asasi dan kebebasan, sementara kesetaraan yang dituntut itu pun tidak membuat keseimbangan dan harmonisasi.

Saya memang bukan perempuan feminis, dalam arti feminism yang ada sekarang ini. Perempuan adalah perempuan dengan segala kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Demikian juga dengan pria, sehingga tidak perlu ada ekslusifitas dan tuntutan untuk mendapatkan pengakuan dan eksistensi, karena keadilan itu adalah seharusnya benar menjadikan setara dan seimbang.

Saya pun tidak suka dengan pria yang patriarki dan selalu merasa lebih dari perempuan. Tidak ada pria hebat di dunia ini bila tidak ada perempuan hebat di belakangnya. Untuk apa malu mengakuinya, karena semua itu tidak akan membuat perempuan tidak menjadi hormat dan menghargai. Penghormatan dan penghargaan itu tidak perlu dituntut tetapi akan diberikan bila sudah mampu menghormati dan menghargai diri sendiri dan pasangannya serta semua.

Aaaahhh! Cinta adalah cinta. Cinta selalu menjadi aspirasi yang membuahkan keindahan karena cinta itu adalah keindahan. Cinta akan senantiasa abadi dan tak akan pernah berakhir….

Salam hangat penuh cinta selalu,

Mariska Lubis

24 November 2011

Hotel Danau Toba, Medan

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Cinta and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Cinta Tiada Pernah Berakhir

  1. jean rachman says:

    kekurangan dan kelebihannya…saya kemas dalam satu tekad “komitment”…akan jd terasa ringan dan indah. ..ini resep bagi saya selama ini mbak…
    lnsyaallah…

  2. bustami says:

    Love is blink.slm knal sllu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s