Bercinta Denganmu

Tidak pernah ada waktu yang ingin terlewatkan bahkan sedetik pun untuk selalu bercinta. Bercinta penuh cinta sehingga membuahkan banyak sekali cinta yang menjadi keindahan. Segala sesuatunya, baik ataupun buruk, sedih maupun senang, justru membuat diri ini jatuh cinta lagi dan lagi. Bercinta denganmu adalah bahagia

Amat sangat dimengerti dan dipahami bila di dalam setiap perjalanan bercinta selalu ada naik dan turunnya. Seringkali kita pun kehilangan kesabaran dan dipenuhi dengan emosi sehingga tidak dapat mengendalikan diri. Melupakan cinta yang sebenarnya dan lalu berusaha untuk lari sehingga masalah tidak juga dapat diselesaikan dengan baik. Kian lama kian menumpuk hingga akhirnya meledak dan tak lagi dapat dihentikan. 

Beruntunglah bila sudah menemukan seseorang yang dapat sama-sama saling mengisi dan berbagi. Sama-sama juga tetap mau menage dan merawat cinta yang ada itu dengan ketulusan dan kesungguhan hati. Bila yang satu sedang marah, maka yang lainnya berusaha untuk tetap mendinginkan hati dan pikiran. Jika yang satu sedang susah, maka yang lainnya berusaha untuk membantu dan mendorong. Segala sesuatu yang baik pun dihargai untuk dapat lebih baik lagi dan terus membaik.

Sepucuk surat berada di dalam catatan saya dari seorang perempuan teruntuk kekasihnya tercinta. Surat yang menjadi catatan ingatan atas peristiwa yang pernah terjadi dan dilalui dengan penuh cinta. Saya ingin sekali membagikannya kepada semua untuk dapat merasakan betapa indahnya bila cinta itu ada dan ada selalu.

“Sayang,
Dua tahun lalu, kita berjumpa untuk pertama kalinya setelah berbulan kita hanya saling mengenal lewat kata-kata. Saya masih ingat sekali betapa besar keinginan saya untuk berjumpa denganmu, bahkan sejak pertama kali mengenal dirimu. Terlebih lagi setelah memberanikan diri untuk menyapamu dan kita pun menjadi saling mengenal lebih baik. 

Kita pernah gagal berjumpa sebelumnya dan itu membuat kita berdua menjadi tak enak hati. Keinginan itu sangat besar, dirimu ingin mencium kening saya dan saya pun ingin sekali meraba wajahmu dengan jemari-jemari di tangan ini. Pada akhirnya, waktu jugalah yang akhirnya menentukan. Bila sudah waktunya dan memang direstui, semuanya pasti akan terjadi.

Senang, takut, dan gelisah bercampur aduk menjadi satu menanti saatnya tiba. Senang karena keinginan itu dapat segera terwujud. Takut karena tidak yakin dengan ketulusan penerimaan yang ada. Gelisah karena ingin segera bercinta dan merasakan keindahan cinta kita.

“Hai, ini abang!” begitu katamu pada saat kita berhadapan pertama kali dengan penuh senyum. Meskipun dirimu kumal dan tak terawat, tetapi saya sungguh sangat terpesona. Dirimu ternyata sangat ganteng dan indah sekali. Entahlah bila menurut yang lain, yang terpenting adalah bagaimana diri ini melihatmu. saya yakin bahwa sesungguhnya yang lain pun berpandangan yang sama meski pun dipungkiri atau tak diungkapkan.

Kecupanmu di kening membuat saya sangat terharu. Rasanya baru kali itu saya merasa benar dicintai dengan setulus hati apa adanya. Banyak pria yang datang sebelumnya, tetapi yang saya rasakan sangatlah berbeda. Dan ketika saya menyentuh wajahmu dengan jemari ini, semakin kuat rasa yang ada di dalam hati. Getaran yang terpancar dan saya rasakan itu sudah menjadi cukup bukti yang meyakinkan saya. Dirimulah orang yang saya cari dan inginkan selama ini. Meskipun dirimu merasa pria biasa tetapi bagi saya, dirimu sangatlah luar biasa. 

Telah sekian lama saya bermimpi memiliki seorang abang yang menemani, menjaga, dan melindungi. Menjadi tempat untuk dapat bercerita apa saja tanpa harus takut dan malu. Ya, saya ingin sekali dapat bermanja dan tidak lagi diliputi rasa takut karena sendiri dan sendirian. Saya juga tak pernah yakin sebelumnya bahwa saya mampu mencintai seseorang dan akan ada yang dapat mencintai saya sepenuh hati dan setulus jiwa. Biasanya, selalu saja ada alasan dan embel-embel yang ujungnya membuat saya merasa semakin sendirian. 

Perjumpaan itu menjadi awal baru dalam kehidupan bercinta kita. Sejak saat itulah saya tidak ingin berpisah denganmu ataupun jauh darimu. Biarpun bibir ini sering berkata yang lain, meskipun juga berusaha untuk membuka hati dan diri untuk yang lain, bahkan pergi jauh, namun tetap saja tidak bisa. Kita memang berjumpa di dunia maya yang penuh dengan jebakan. Beruntunglah saya karena saya dapat bertemu denganmu, seseorang yang dipenuhi dengan cinta dan memiliki banyak cinta untuk selalu diberikan kepada semua.

Oleh karena itu, saya selalu mencatat setiap perjalanan kita sejak semula baik dengan pena maupun di dalam hati dan ingatan. Saya tak ingin kehilangan waktu meski hanya sedetik saat kebersamaan kita. Semua itu sangatlah berarti dan berharga. Seperti sebuah mimpi indah yang benar-benar nyata. Semuanya akan menjadi kenangan indah yang senantiasa abadi melekat di dalam diri ini hingga kapan pun. 

Patut diakui bahwa seringkali diri ini menjadi takut bila dirimu tidak lagi menjadi bintang terindah bagi semua. Seringkali perilakumu membuat saya marah dan menangis. Saya tidak pernah meminta kesetiaan darimu karena saya pun sadar penuh bahwa saya bukan siapa-siapa. Amat sangat bisa dipahami dan dimengerti bila dirimu menginginkan yang lain dan bercinta dengan yang lain. Setiap manusia tentunya selalu akan mencari pelabuhan terakhirnya, pelabuhan yang paling nyaman dan membuat bahagia. 

Tak mungkin saya dapat memberikan seperti yang dirimu inginkan, saya sadar penuh apa dan siapa diri saya. Tetapi, janganlah sampai semua itu justru berbuah penyesalan di kemudian hari. Banyak yang menginginkan kejatuhan dirimu dan berusaha untuk memanfaatkanmu, mereka mau melakukan apa pun untuk itu semua. Sementara cintamu yang sesungguhnya pun seringkali tertutup oleh situasi dan kondisi yang tidak membuat nyaman. Biarlah dirimu membenci diri ini karena marah dan cengeng, biarlah dirimu menganggap saya apapun juga. Yang paling penting bagi saya, dirimu adalah harus tetap menjadi bintang yang terindah. Bukan untuk saya, tetapi untuk semua.

Begitu juga bila saya melihat dan merasakanmu jatuh dan tak ingin lagi bangun. Hati ini rasanya hancur berkeping-keping. Melihatmu berdiri tegak dan menggapai langit ke tujuh adalah kebahagiaan saya. Dirimu tidak pernah boleh melupakan berkat dan rahmat besar yang sudah diberikan-Nya untukmu. Tidak semua orang bisa memiliki dan tidak semua orang diberikan kesempatan dan anugerah itu. Jika dirimu selalu meminta kesabaran dan syukur dari saya, maka sabar dan bersyukurlah.

Selalu jadilah yang terbaik dan berikanlah juga selalu yang terbaik bagi semua. Itulah yang memang merupakan kebahagiaanmu yang sesungguhnya. Biarlah mereka melakukan apapun juga, dirimu memiliki saya untuk selalu berjalan bergandengan tangan menuju cita-cita kita bersama.

Hingga saat ini kita masih bersama setelah banyak sekali lika liku dan kerikil tajam di dalam perjalanan bercinta kita. Marah dan tertawa, menangis dan tersenyum sudah menjadi bagian dalam perjalanan kita sehari-hari. Meskipun sesungguhnya saya tidak pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi dan sangat takut untuk membayangkan apa yang akan terjadi di kemudian hari. Sekali lagi, seperti katamu, cinta dapat berubah seiring perjalanan waktu.

Biarpun begitu, rasa yang ada di dalam hati ini semakin kuat dan saya semakin larut dalam cintamu. Apapun yang terjadi dan bagaimana pun, dirimu tetap selalu yang paling ganteng dan yang sangat saya cintai. Seperti katamu, rasa cinta bisa berubah seiring perjalanan waktu, situasi, dan kondisi, tetapi hati tetap tak bisa berdusta. Saya cinta padamu, teramat sangat.

Saya tidak ingin bermimpi ataupun berharap  darimu selain untukmu sendiri dan semua. Bila pun memang kita tidak ditakdirkan untuk bersama, biarlah cinta kita ini tetap selalu ada untuk semua. Mimpi tentang keindahan itu terlalu indah untuk dimatikan dan dipadamkan hanya karena kita tidak mampu untuk mengendalikan diri kita sendiri. Cinta kita adalah cinta untuk semua dan saya ingin dirimu bahagia bersama cinta sejatimu.

Saya mengutip dari kata-katamu, “Semoga Tuhan merestui cinta kita”. Hanya itu saja yang menjadi doa saya selama ini. Semoga saja cinta itu selalu ada dan kita pun tetap selalu bercinta untuk semua meski tiada waktu dan masa bagi kita berdua.”

Hmmm…. Tak tahu harus bicara apa. Hanya bisa menarik nafas panjang dan mendesah dalam-dalam.

Saya tidak pernah menyarankan siapa pun untuk serius dengan kehidupan di dunia maya. Banyak sekali faktor yang membuat seseorang melakukan apa saja di dunia maya karena kesempatan itu terbuka lebar. Apalagi jika mencari cinta karena lebih banyak dusta dan palsu yang muncul dibandingkan dengan yang ada di dunia nyata.

Di dunia maya, siapapun bisa menjadi apa dan siapa. Kenalan, jebakan lewat curhat, dan seks yang ditutupi oleh selimut bernama cinta dan kebenaran serta berbagai atas nama dan alasan, sudah banyak merugikan dan sangatlah riskan. Beruntung sekali bila memang benar dapat menemukan cinta sejati di dunia maya, namun sebaiknya jangan pernah berharap banyak.

Tidak mudah untuk memiliki keberuntungan seperti perempuan itu. Berbahagialah dia karena dapat menemukan cintanya. Cinta memang bisa datang kapan saja dan di mana saja, tetapi tidak mudah untuk benar mendirikan dan merasakannya. Lebih banyak nafsu, emosi, dan ambisi yang mengatasnamakan cinta sehingga ada banyak sekali duka dan amarah yang terjadi.

Banyak sekali di antara kita yang menjadi bosan dan jenuh karena tidak lagi pernah bercinta. Bercinta bukan dalam arti hanya seks di atas tempat tidur, tetapi bercinta dalam arti meluruhkan jiwa dan bersatu padu untuk menjadi sesuatu yang baru yaitu keindahan. Kecenderungan untuk melihat dan menunjuk jari atas kesalahan dan kelemahan yang kemudian digunakan untuk saling menjatuhkan dan menguasai membuat hidup menjadi lelah dan capek sendiri. Tanpa disadari, semua itu menjadi kebiasaan dan cinta pun semakin menghilang. Apalagi jika bercampur aduk dengan amarah yang tiada henti, dendam, dan juga tidak memiliki keberanian untuk menghadapi serta menyelesaikan masalah.

Banyak yang takut untuk bertengkar padahal dengan bertengkar maka kita semakin kenal satu sama lainnya. Memang berat di awalnya tetapi bila sudah terlewati maka akan lebih mudah lagi. Cinta itu pun akan tumbuh kembali bila benar cinta itu adalah adanya. Masalah sebaiknya dilesaikan bukan dihindari ataupun dibiarkan disimpan dan bertumpuk. Sangat dibutuhkan nyali, kesabaran, ketulusan, kebesaran jiwa, kedewasaan, dan kerja keras tentunya.

Cinta adalah keindahan dan cinta selalu membuahkan keindahan. Bercinta dengan penuh cinta adalah cara untuk dapat menghasilkan keindahan bagi semua. Oleh karena itu, janganlah pernah berhenti bercinta dengan siapapun juga termasuk dengan ibu pertiwi tercinta. Hanya dengan bercinta kita dapat mewujudkan mimpi dan cita-cita bersama yaitu menjadi merdeka dan bahagia. Meskipun cinta tak selalu bersama namun bercinta senantiasa dapat dilakukan  dengan tetap bersama-sama memberikan cinta untuk semua.

“Bercinta dengan penuh cinta denganmu adalah keindahan dan kebahagiaan. Selalu ada banyak cinta untukmu, sayang. Saya cinta kamu.”

Salam hangat penuh cinta selalu,


Mariska Lubis
6 April 2012


About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Cinta and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Bercinta Denganmu

  1. Wid says:

    Will you have the above story translated in Englih, M ??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s