Sistem Pencalonan Dan Pemilihan yang Sesuai Dengan UUD’45

Lanjutan tulisan “Apa Indonesia?“, “Bentuk Dan Sistem Pemerintahan Indonesia“, dan “Urutan Kekuasaan Negara Indonesia“.

Ketua RT hingga Presiden berikut DPRD, MPR, dan DPR dicalonkan dan dipilih oleh rakyat langsung tanpa diwakilkan. Yang terpilih mendapatkan mandat dari rakyat untuk HANYA menjalankan tugas mengatur, mengurus, melayani kepentingan dan kebutuhan rakyat secara adil dan merata, dengan menjunjung tinggi hak setiap manusia dan menunaikan kewajibannya, agar dapat menciptakan keadilan dan kemakmuran di muka bumi. Sebagai konsekuensi, rakyatlah yang membayar semua yang diperlukan untuk mengatur, mengurus, dan melayani mereka termasuk para hamba dan pelayannya, termasuk DPRD, MPR, dan DPR. Oleh karena itu, hanya rakyat yang bisa memberikan perintah dan didengarkan, bukan yang lain dan tanpa perwakilan, dan pertanggungjawaban adalah langsung kepada rakyat juga, bukan yang lain tanpa diwakilkan.

Semua pelayanan rakyat yang mendapatkan mandat dari rakyat berhak untuk mendapatkan dan pembantu-pembantu (seperti Menteri, Kepala BUMN, Kepala Dinas, dan sebagainya tergantung kepada tingkat pelayanan yang harus diberikan) untuk membantu kinerjanya.

Teknis dan sistem pencalonan siapa yang akan diberikan mandat oleh rakyat hingga terpilih dan mendapatkan mandat dari rakyat:

Ketua RT
Rakyat menentukan calon > pemilihan > pilihan terbanyak diangkat menjadi Ketua RT

Ketua RW
Rakyat menentukan calon > RT menseleksi calon-calon berdasarkan nama yang terbanyak dicalonkan > rakyat diberikan laporan nama-nama terbanyak hasil seleksi > rakyat melakukan pemilihan > pilihan terbanyak diangkat menjadi Ketua RW

Lurah/Kepala Desa
Rakyat menentukan calon > RT mengumpulkan data awal > RW menseleksi calon-calon berdasarkan nama yang terbanyak dicalonkan > dilaporkan kepada Ketua RT > dilaporkan kepada rakyat > rakyat melakukan pemilihan > pilihan terbanyak diangkat menjadi Lurah/Kepala Desa

Camat
Rakyat menentukan calon > RT mengumpulkan data awal > RW melakukan seleksi awal calon-calon berdasarkan nama yang terbanyak dicalonkan di tingkat RW> Lurah melakukan seleksi akhir calon-calon berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan di tingkat Kelurahan > dilaporkan kepada rakyat > rakyat melakukan pemilihan > pilihan terbanyak diangkat menjadi Camat

DPRD Tingkat II
Rakyat menentukan calon > RT mengumpulkan data awal > RW melakukan seleksi awal calon-calon berdasarkan nama yang terbanyak dicalonkan di tingkat RW> Lurah melakukan seleksi kedua calon-calon berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan di tingkat Kelurahan > Camat melakukan seleksi berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan di tingkat Kecamatan > dilaporkan kepada rakyat > rakyat melakukan pemilihan > pilihan terbanyak diangkat menjadi anggota DPRD Tingkat II

Bupati/Walikota
Rakyat menentukan calon > RT mengumpulkan data awal > RW melakukan seleksi awal calon-calon berdasarkan nama yang terbanyak dicalonkan di tingkat RW > Lurah melakukan seleksi kedua calon-calon berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan di tingkat Kelurahan > Camat melakukan seleksi berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan di tingkat Kecamatan > dilaporkan kepada rakyat > rakyat melakukan pemilihan > pilihan terbanyak diangkat menjadi Bupati/Walikota

DPRD Tingkat I
Rakyat menentukan calon > RT mengumpulkan data awal > RW melakukan seleksi awal calon-calon berdasarkan nama yang terbanyak dicalonkan di tingkat RW> Lurah melakukan seleksi kedua calon-calon berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan di tingkat Kelurahan > Camat melakukan seleksi ketiga berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan di tingkat Kecamatan > Bupati/Walikota melakukan selesai akhir di Tingkat Kabupaten/Kota berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan > dilaporkan kepada rakyat > rakyat melakukan pemilihan > pilihan terbanyak diangkat menjadi anggota DPRD Tingkat I

Gubernur
Rakyat menentukan calon > RT mengumpulkan data awal > RW melakukan seleksi awal calon-calon berdasarkan nama yang terbanyak dicalonkan di tingkat RW > Lurah melakukan seleksi kedua calon-calon berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan di tingkat Kelurahan > Camat melakukan seleksi ketiga berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan di tingkat Kecamatan > Bupati/Walikota melakukan selesai akhir di Tingkat Kabupaten/Kota berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan > dilaporkan kepada rakyat > rakyat melakukan pemilihan > pilihan terbanyak diangkat menjadi Gubernur

DPR
Rakyat menentukan calon > RT mengumpulkan data awal > RW melakukan seleksi awal calon-calon berdasarkan nama yang terbanyak dicalonkan di tingkat RW> Lurah melakukan seleksi kedua calon-calon berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan di tingkat Kelurahan > Camat melakukan seleksi ketiga berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan di tingkat Kecamatan > Bupati/Walikota melakukan selesai di Tingkat Kabupaten/Kota berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan > Gubernur melakukan selesai akhir di Tingkat Propinsi berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan > dilaporkan kepada rakyat > rakyat melakukan pemilihan > pilihan terbanyak diangkat menjadi anggota DPR

MPR
Rakyat menentukan calon > RT mengumpulkan data awal > RW melakukan seleksi awal calon-calon berdasarkan nama yang terbanyak dicalonkan di tingkat RW> Lurah melakukan seleksi kedua calon-calon berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan di tingkat Kelurahan > Camat melakukan seleksi ketiga berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan di tingkat Kecamatan > Bupati/Walikota melakukan selesai di Tingkat Kabupaten/Kota berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan > Gubernur melakukan selesai akhir di Tingkat Propinsi berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan > dilaporkan kepada rakyat > rakyat melakukan pemilihan > pilihan terbanyak diangkat menjadi anggota MPR.

Presiden
Rakyat menentukan calon > RT mengumpulkan data awal > RW melakukan seleksi awal calon-calon berdasarkan nama yang terbanyak dicalonkan di tingkat RW> Lurah melakukan seleksi kedua calon-calon berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan di tingkat Kelurahan > Camat melakukan seleksi ketiga berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan di tingkat Kecamatan > Bupati/Walikota melakukan selesai di Tingkat Kabupaten/Kota berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan > Gubernur melakukan selesai akhir di Tingkat Propinsi berdasarkan nama terbanyak yang dicalonkan > dilaporkan kepada rakyat > rakyat melakukan pemilihan > pilihan terbanyak diangkat menjadi Presiden

Sistem pencalonan dan pemilihan seperti ini bisa menghemat biaya pengeluaran untuk kampanye dan menghindari ketidaktahuan rakyat atas calon-calon yang dipilihnya, serta menghindari money politic saat kampanye. Rakyat sendiri yang mencalonkan dan rakyat sendiri yang memilih, tanpa diwakilkan oleh siapa pun sehingga benar kekuasaan dan kedaulatan tertinggi berada di tangan rakyat. Partai tidak memiliki posisi dan kedudukan apapun untuk menguasai dan menentukan nasib rakyat dan pemerintahan, tetapi rakyat sendiri.

Dari uraian ini juga terbukti bahwa sesungguhnya sudah terjadi ketidakabsahan di dalam semua Pemilu yang pernah dilakukan di Indonesia karena sudah melanggar kesepakatan, Pancasila, dan UUD’45. Oleh karena itu, hendaknya ada pertanggungjawaban yang harus diberikan oleh para pelaku pelanggaran ini. Rakyat Indonesia berhak untuk menuntut pertanggungjawaban dan para pelaku pelanggaran wajib untuk mempertanggungjawabkannya kepada seluruh rakyat Indonesia.

Bersambung….

Salam hangat selalu,

Mariska Lubis

About bilikml

Saya adalah saya yang memiliki cinta untuk semua. Biarlah semua yang saya tulis menjadi ibadah, hormat, dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa agar berguna dan bermanfaat bagi semua yang saya cintai, Indonesia. Long lasting love for lust.... Freedom toward never ending and never last happiness.
This entry was posted in Perubahan, Politik and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s